Ilustrasi PSK Asing
BATAM – Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Batam Eki Kurniawan meminta aparat Kepolisian menyelidiki dan menangkap mucikari Pekerja Seks Komersial(PSK) Asing yang ada di Batam.
“Harus segera diselidiki mucikarinya, dan kalau terbukti langsung di tangkap sesuai aturan yang berlaku,” ujar Eki kepada AMOK Group di ruang kerjanya, Selasa(14/6/2016) siang.
Eki mengaku akan segera berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Batam terkait keberadaan PSK Asing tersebut,
“Kalau PSK Asing, Imigrasi ada tim penyidiknya. Kita akan minta Imigrasi melaksanakan tugasnya, dan kalau memang ditemukan langsung dideportasi,”jelasnya.
Ketika ditanya soal Panti Pijat Plus-plus di Batam, Eki meminta Pemerintah Kota Batam bertindak tegas, seperti yang dilakukan terhadap kios liar.
“Kalau tidak bisa lagi melakukan pengawasan, bisa dibicarakan dengan DPRD dan Muspida. Intinya jangan hanya kios liar saja yang digusur,”tegasnya.
Berita sebelumnya, bisnis esek-esek di kawasan Batu Aji Batam semakin menjamur dan sangat meresahkan. Aktivitas para germo dan mucikari yang leluasa menyalurkan para Pekerja Seks Komersial(PSK) sepertinya sangat sulit ditindak oleh aparat hukum dan instansi terkait.
Informasi yang dilapangan, keberadaan PSK asing saat ini sudah marak di kawasan Batu Aji, yang diduga disalurkan oleh germo dan mucikari untuk melayani pekerja galangan kapal berkantong tebal.
Para PSK asing ini diduga disalurkan melalui Pub atau Cafe yang sering dikunjungi oleh pria bule yang ada di seputaran ruko di Tanjung Uncang dan Marina.
(red/Jef)
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…
RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…
LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…
RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…
BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…
KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…
This website uses cookies.