Categories: DPRD BATAM

DPRD Batam Pertanyakan Lonjakan Tagihan Listrik saat Pandemi

BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam memangil manajemen Bright PLN Batam untuk pertanyakan lonjakan tagihan listrik bulan Mei 2020.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP), di Kantor DPRD Batam, Senin (8/6) itu, Bright PLN Batam dicecar banyak pertanyaan oleh anggota dewan yang hadir, yakni terkait lonjakan tagihan listrik yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat Kota Batam beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua II DPRD Batam, Ruslan Ali Wasyim turut menyoalkan jawaban PLN terhadap salah satu faktor terjadinya lonjakan dalam tagihan pelanggan, yakni karena petugas pencatat meteran tidak dapat turun kelapangan pandemi COVID-19. Sementara itu masyarakat diminta mengirimkan foto meteran secara mandiri ke pihak PLN.
“Dua bulan belakangan kemaren kenapa petugas dari PLN tidak turun kelapangan untuk mencatat meteran secara langsung?. Kalau alasan guna untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 itu tidak bisa diterima,” kata Ruslan.

Menurutnya untuk melakukan pengecekan meteran secara langsung oleh petugas PLN tidak perlu bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Ruslan kemudian membandingkan, saat ada pelanggan yang menunggak justru petugas PLN turun ke lokasi untuk memutus aliran listtik.

“Toh kalau ada warga yang menunggak tagihan listriknya kenapa para petugas turun juga kelapangan seperti biasanya untuk memutus meteran masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, pihak manajemen Bright PLN Batam, Buyung Abdul Zalal membenarkan jika petugas tidak melakukan pencatatan meteran secara langsung beberapa waktu lalu. Hal itu dilakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Menindak lanjuti saran dan arahan Ombusman dan komisi III DPRD Kepri pada 27 Mei kemaren petugas PLN kembali melakukan pembacaan meteran secara langsung kerumah pelanggan,” jelasnya.

Buyung juga menjelaskan, selain faktor petugas tidak kelapangan, ada beberapa penyebab lain terjadinya lonjakan tagihan listrik. Diantaranya sejak pandemi bulan Maret lalu, aktivitas dirumah menjadi lebih banyak sehingga pemakaian listrik ikut meningkat.
Kemudian, menurut PLN, seiring dengan memasukinya bulan Ramadhan 2020 juga turut berdampak pada kecendrungan bertambahnya pemakaian listrik oleh masyarakat.

“Kami pastikan tidak ada kenaikan tarif dasar listrik sejak tahun 2017 lalu.” terangnya.(red/kum)

Redaksi - SWARAKEPRI

Share
Published by
Redaksi - SWARAKEPRI
Tags: DPRD Batam

Recent Posts

BRI Finance Ramaikan The Elite Indonesia 2026 dengan Promo Spesial BRI KKB

Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…

13 menit ago

MoraRepublic Tegaskan Komitmen terhadap Ekosistem Digital Indonesia

MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…

18 menit ago

Bitcoin Pizza Day 2026: Dari Dua Loyang Pizza Menjadi Simbol Pertumbuhan Aset Digital Global dan Indonesia

Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…

2 jam ago

The Long Weekend Edit: Panduan Gaya Menawan untuk Silaturahmi dan Liburan Idul Adha

Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…

2 jam ago

Misteri Terungkap! Ini 2 Perusahaan Sponsor WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (6)

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…

4 jam ago

Ngeri! Perusahaan Asal Tiongkok Diduga Paksa Karyawan Kerja 84 Jam per Minggu Tanpa Libur

BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…

6 jam ago

This website uses cookies.