Dugaan Penyelewengan Anggaran di Disnaker Batam makin Terkuak

Disnaker Berikan Data dan Keterangan Berbeda-beda

BATAM – swarakepri.com : Dugaan adanya penyelewengan anggaran pelatihan tenaga kerja 2014 yang ada di Dinas Tenaga Kerja(Disnaker) Batam semakin terkuak. Keterangan dan data yang disampaikan Disnaker Batam terkait realisasi kegiatan pelatihan tenaga kerja tersebut tidak konsisten dan berbeda-beda.

Kadisnaker Batam, Zarefriadi melalui Kabid Pelatihan dan Produktifitas Kerja Maudi Vera sebelumnya mengatakan anggaran pelatihan tenaga kerja tahun 2014 sebesar Rp 2,8 miliar untuk melatih 580 tenaga kerja. Keterangan berbeda disampaikannya hari ini, Rabu(28/1/2014) yakni dengan mengatakan anggaran yang ada sebesar Rp 4.531.644.500 untuk melatih 1.050 tenaga kerja.

Anehnya lagi, beberapa waktu lalu disalah satu media lokal di Batam, ia mengaku anggaran pelatihan tenaga kerja tahun 2014 totalnya mencapai Rp 1,9 miliar untuk 490 tenaga kerja. Hal ini memperkuat dugaan adanya penyelewengan dana pelatihan tenaga kerja tersebut.

Kepada buruhtoday.com(AMOK Grup) ia berdalih bahwa data yang diberikan sebelumnya masih belum lengkap. “Kemarin kan saya ngitungnya nggak pakai kalkulator. Dan saya hanya melihat dari kertas ini, karena staf saya kemarin sudah pulang,” ujar Maudi.

Namun demikian ia membantah adanya penyelewengan dana pelatihan tenaga kerja untuk mata anggaran tahun 2014.

“Nggak mungkinlah saya menyelewengkan anggaran tersebut. Dan saya juga mengklarifikasi soal berita kemarin yang diberitakan di AMOK terkait serikat buruh yang katanya tak dilibatkan. Ada empat serikat buruh kok yang saya libatkan, seperti pak Saiful Badri (SPSI), Yoni (SPMI), terus Heri saya lupa dari serikat mana. Jadi tidak benar kalau pelatihan itu tidak transparan,” pungkas Maudi. (red/amok)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

2 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

5 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

7 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

7 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

8 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

9 jam ago

This website uses cookies.