Categories: BISNIS

Dukung Ketahanan Energi Nasional, Krakatau Steel Suplai Pipa Baja Proyek Pipanisasi Dumai Sei Mangkei

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS), dan KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yaitu PT Nindya Karya serta KSO Rabana-Abipraya-SBS-Singgar melakukan penandatanganan Kontrak Pengadaan Pipa Baja Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa Transmisi Gas Dumai – Sei Mangkei (Dusem) Segmen 1 dan 2 pada Selasa, 06 Januari 2026 di Fairfield By Marriot, Jakarta.

Acara ini dihadiri  oleh Direktur Komersial, Pengembangan Usaha & Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,  Hernowo dan PLT Direktur Produksi & Teknologi PT Krakatau Pipe Industries Erwin Saputra, disaksikan oleh Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Agung Kuswardono

Konsorsium Krakatau Steel Dukung Proyek Strategis Nasional Migas

Pengadaan pipa baja untuk Proyek Dusem ini dikerjakan oleh Konsorsium Krakatau Steel melalui salah satu anak usahanya PT Krakatau Pipe Industries yang bergerak di bidang manufakturing pipa baja dan jasa pelapisan anti korosi beserta pabrikan dalam negeri lainnya.

Proyek ini akan menggunakan pipa baja ERW/HSAW dengan spesifikasi API 5L X52 PSL 2. Dengan masing-masing diameter 20 Inch termasuk 3LPE Coating dengan total panjang hingga 541 KM yang dirancang untuk memenuhi standar mutu dan keselamatan tinggi sesuai kebutuhan proyek nasional yang akan mengaliri gas dari Skg Belawan sampai dengan Stasiun Labuhan Batu dan Stasiun Labuhan Batu sampai dengan fasilitas di Duri.

Lebih dari 80.000 Ton Pipa Baja Disuplai Krakatau Steel

Hernowo, menjelaskan bahwa Krakatau Steel akan berkontribusi signifikan dalam pemenuhan kebutuhan material utama proyek tersebut. “Melalui anak usaha Krakatau Pipe Industries, lebih dari 80.000 ton pipa baja Krakatau Steel Group akan kami suplai untuk kebutuhan proyek strategis ini,” ujar nya.

Krakatau Steel Perkuat Peran Industri Baja Nasional

Adapun Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa keterlibatan Krakatau Steel dalam Proyek Dusem merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung agenda strategis nasional, khususnya ketahanan energi dan penguatan industri dalam negeri.

“Partisipasi Krakatau Steel Group dalam Proyek Dusem menunjukkan kesiapan industri baja nasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur energi strategis. Ini sekaligus menjadi wujud kontribusi kami dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendorong penggunaan produk baja dalam negeri secara berkelanjutan,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA)

Proyek Dusem Dorong Ketahanan Energi dan Transisi Energi Nasional

Sebagai informasi, Proyek Dusem salah satu proyek strategis nasional pipa transmisi gas bumi dengan panjang sekitar 541 km yang membentang dari Belawan hingga Duri, Sumatra.

Proyek ini dirancang untuk mengalirkan gas dari WK Andaman menuju Jawa, proyek ini ditargetkan mulai konstruksi pada 2025–2027 guna mendukung Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan kemakmuran Rakyat Indonesia.

Penandatanganan kontrak ini menjadi tonggak awal dimulainya rangkaian pekerjaan Proyek Dusem, dan diharapkan dapat tercipta sinergi yang kuat antara Produsen Baja Nasional dan EPC Kontraktor Pelaksana guna memastikan proyek berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, serta memenuhi aspek keselamatan dan kualitas yang ditetapkan.

Tentang Krakatau Steel Tbk

Sekilas tentang PT Krakatau Pipe Industries PT Krakatau Pipe Industries saat ini memiliki dua jenis pipa baja yang di produksi, yaitu Pipa Baja Spiral dan Pipa Baja ERW (Electric Resistance Welding) dengan ukuran masing-masing 12-80 inch dan 0,5-20 inch. Dengan total kapasitas produksi pipa baja sebesar 220.000 ton/tahun menjadikan Krakatau Pipe sebagai pabrikan pipa baja yang handal. Pipa yang diproduksi Krakatau Pipe dapat diaplikasikan di Industri perminyakan, gas, konstruksi dan infrastruktur. Selain itu sebagai pabrikan pipa baja yang terintegrasi Krakatau Pipe juga memiliki fasilitas pelapisan anti korosi dengan kapasitas produksi mencapai 800.000 sqm/tahun. Beberapa jenis pelapisan anti korosi yang dapat dilakukan oleh KPI yaitu 3LPE (three layer polyethylene), 3LPP (three layer polypropylene), Asphalt Enamel, Concrete Weight Coating, dan Internal Cement Lining serta kemampuan untuk coating jaringan pipa laut dalam untuk kebutuhan di sektor migas baik onshore maupun offshore.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Perkuat Sinergi Bisnis, KAI Services dan PT Alihdaya Nusantara Solusi Raya Tandatangani Nota Kesepahaman

Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan pelayanan alih daya yang professional dan memiliki standar operasional yang…

5 jam ago

Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan

Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…

15 jam ago

RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…

17 jam ago

Menelusuri Tambang Pasir Darat Ilegal dan Cut and Fill di Batam (1)

BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan  permukaan…

17 jam ago

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

1 hari ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

1 hari ago

This website uses cookies.