Categories: BISNIS

Ekosistem Baterai Karawang, Multiplier effect bagi Ekonomi Nasional

Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Karawang dinilai efektif dorong industrialisasi dan peningkatan nilai tambah ekonomi yang besar bagi Indonesia.

Indonesia tidak akan lagi bergantung pada ekspor bahan baku mineral mentah, dan beralih pada produksi baterai yang menjadi inti bagi banyak produk berteknologi tinggi khususnya kendaraan listrik.

Ketua Research Group on Energy Security for Sustainable Development UI (RESSED UI) Ali Ahmudi menyampaikan pemerintah telah berhasil menerapkan pelarangan ekspor komoditas mineral mentah khususnya nikel, dan hal ini menjadi awal bagi penguatan industri di dalam negeri.

Saat ini, semakin banyak proyek Hilirisasi nikel menjadi cell battery termasuk di Karawang, dan akan menjadi motor bagi peningkatan nilai tambah belasan kali lipat dibandingkan hanya menjual tanah atau bijih mentah.

“Efeknya sangat besar. Ada peningkatan pendapatan negara melalui PPN, terciptanya lapangan kerja dari proses pabrikasi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hilirisasi ini harus ada kelanjutannya agar dampak penggandanya (multiplier effect) nyata bagi ekonomi nasional,” sebutnya.

Ali menekankan bahwa langkah menuju industrialisasi memang memerlukan ketegasan regulasi, karena Indonesia tidak boleh terjebak hanya sekadar menjadi negara perakit.

“Tidak boleh tergantung kepada produk luar terus-menerus. Kalaupun ada teknologi luar, mereka harus membangun pabrik di Indonesia agar terjadi transfer teknologi. Memang akan ada kontraksi bisnis atau ekses jangka pendek, tapi dalam jangka panjang ini keharusan,” jelasnya.

Bahkan, Ali berpendapat Indonesia akan mampu memiliki produk kendaraan EV yang sangat terjangkau bagi masyarakat di masa depan.

Nilai sebuah baterai dapat mencapai 35-40% dari total biaya produksi EV, dan optimistis kehadiran pabrik baterai domestik akan mengoreksi harga kendaraan listrik secara signifikan ke arah yang lebih terjangkau.

“Dalam kondisi normal, adanya pembangunan pabrik baterai di Indonesia akan menekan harga jual EV secara umum. Jika komponen utamanya harganya bisa ditekan, harga unitnya pasti turun,” tambahnya.

Adapun negara melalui MIND ID terus konsisten mengawal pembentukan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) telah bekerja sama dengan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Brunp, Lygend (CBL) untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture) yakni PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), guna menjadi ujung tombak dalam pengembangan Ekosistem Baterai Terintegrasi.

CATIB saat ini tengah membangunan Fasilitas Produksi Battery Cells, Module & Pack yang direncanakan memiliki kapasitas awal sebesar 6,9 GWh pada fase pertama dan akan diekspansi hingga mencapai kapasitas total 15 GWh pada fase kedua.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Sweet & Savory Escape: A Wicked Moment at FLIX Cinema ASHTA District 8

There’s a certain rhythm to days spent at FLIX Cinema ASHTA District 8—where style flows…

14 menit ago

IEF Gelar Curtain Raiser Indonesia Open Network (ION), Satukan Pemerintah dan Pemimpin Digital Global untuk Percepat Perdagangan Digital Inklusif

Jakarta, Indonesia — 27 Januari 2026 Indonesia Economic Forum (IEF) akan menyelenggarakan Curtain Raiser Indonesia…

38 menit ago

Gubernur Lampung Apresiasi Kontribusi KAI Dukung Pembangunan Daerah Melalui Program TJSL

Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang atas…

1 jam ago

Gempa Pacitan, 11 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dihentikan Perjalanannya

Sebelas Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun, berhenti luar biasa akibat…

2 jam ago

Tinjau Penanganan Longsor di Cisarua, Menteri Dody Instruksikan Balai Kementerian PU di Jawa Barat Siaga Penuh Dukung Evakuasi Longsor Cisarua

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu,…

2 jam ago

Volume Penumpang Stasiun Pekalongan pada 2025 Meningkat, KAI Daop 4 Semarang Sampaikan Terima Kasih atas Kepercayaan Pelanggan

Sepanjang tahun 2025, Stasiun Pekalongan melayani pergerakan penumpang kereta api dengan volume yang stabil dan…

2 jam ago

This website uses cookies.