Dairi, – Empat korban luka berat akibat dibacok pria stres di Dairi, Sumatera Utara (Sumut) masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang Jl. Rumah Sakit, Sidikalang, Selasa (4/12) malam. Dua di antara korban kondisinya cukup kritis.
Dua korban yang kondisinya cukup kritis yakni Berliana Boru Hutagaol (37) dan Yetti Boru Sitinjak (30) yang merupakan istri tersangka pelaku pembantaian Selamat Naibaho (30). Sementara dua korban lainnya yakni Walmer Simbolon (45) dan Marhau Simbolon (65).
“Para korban masih dalam perawatan,” Kapolres Dairi, AKBP Enggar Pareanom kepada wartawan.
Tim dokter sudah mengambil serangkaian langkah medis untuk menangani kondisi korban yang umumnya menderita luka di bagian kepala dan badan. Sedangkan terhadap dua korban tewas, Septian Marbun (4) dan Ruli Boru Simbolon (50) dilakukan visum untuk mengetahui penyebab kematian.
Pembantaian yang dilakukan tersangka Selamat Naibaho (30) terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 10.00 WIB di Desa Markelang, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi. Tanpa alasan yang jelas, tersangka tiba-tiba kalap dan membacok orang-orang yang ada di sekitarnya.
Korban pertama pertama adalah istrinya, lantas lima orang lainnya. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah ditembak polisi.
(rul/mpr)
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…
This website uses cookies.