Categories: KRIMINAL

Empat WN Malaysia Selundupkan 839,86 Gram Sabu ke Batam

BATAM – Empat Warga Negara Malaysia dibekuk petugas Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional Provinsi(BNNP) Kepri karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 839,86 gram, Sabtu(20/1/2018).

Pengungkapan pertama dilakukan terhadap MF. Ia diamankan petugas Bea Cukai Pelabuhan internasional Batam Center karena kedapatan membawa sabu seberat 241,13 gram, pada Sabtu (20/1/2018).

“Sabu tersebut dimasukkan ke dalam perut melalui anus,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Richard Nainggolan saat ekspose hasil tangkapan narkoba di Kantor BNNP Kepri, Selasa (23/1/2018).

Richard menuturkan, setelah diinterogasi ternyata masih ada jaringan MF yang membawa sabu dari Malaysia ke Surabaya melalui Bandara Hang Nadim. Kemudian kata dia, pihak Bea Cukai langsung berkoordinasi dengan pihak BNNP Kepri dan pihak Bandara.

“Sekira pukul 18.00 WIB tim kita berhasil mengamankan tiga orang tersangka lainnya seluruhnya Warga Negara Malaysia,” terang Richard.

Ia menerangkan, ketiga pelaku melakukan modus yang sama dengan pelaku yang sudah ditangkap di pelabuhan Batam Center.

“Sama, modusnya dimasukkan me dalam perut melalui anus. Ketiga pelaku adalah MFZ, barang bukti 176,17 gran, kemudian MN, barang bukti 243,96 gram, dan MFR, barang bukti 178,6 gram,” terangnya.

Total barang bukti sabu yang diamankan dari keempat WN Malaysia ini adalah seberat 839.86 gram. Keempat pelaku dikenakan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

 

 

Penulis : Roni Rumahorbo

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Taman Safari Indonesia Siap Dukung Transformasi Kebun Binatang Bandung sebagai Lembaga Konservasi Modern

Taman Safari Indonesia menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam proses lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung sebagai…

3 jam ago

Tren Permintaan Emas Mencetak Rekor Sejarah, Kapasitas Produksi Nasional Perlu Ditingkatkan

Permintaan emas terus meningkat secara global. Melihat tren ini, pebisnis pertambangan nasional perlu memperkuat kemandirian…

5 jam ago

Kanteen Resmi Bertransformasi Menjadi Kanteen & Co., Hadirkan Konsep Social Dining Berbasis Komunitas

TMG Hotel Tebet dengan bangga mengumumkan rebranding resmi restoran Kanteen menjadi Kanteen & Co., sebuah…

5 jam ago

Perkuat Sinergi dan Akses Pembiayaan, BRI Finance Gelar Pameran Otomotif di Banyuwangi

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) sukses menyelenggarakan pameran otomotif di BRI Branch Office (BO)…

5 jam ago

BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

Di tengah dinamika perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kewirausahaan tidak lagi dipahami…

5 jam ago

Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee

Jakarta, 5 Mei 2026 - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terpantau kembali mengalami tekanan…

5 jam ago

This website uses cookies.