Categories: BISNIS

FDCHT BINUS Gelar Ramadhan Safari Talks 2026 Bahas Halal Tourism

Faculty of Digital Communication and Hotel & Tourism (FDCHT) BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang diskusi yang relevan dan berdampak melalui penyelenggaraan Ramadhan Safari Talks 2026. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini menjadi wadah berbagi wawasan lintas disiplin mengenai budaya Ramadan di berbagai negara, perkembangan industri halal tourism, serta peran strategis komunikas idalam membangun koneksi di tengah perbedaan budaya dan latar belakang

Mengusung semangat “Ngabuburit sambil cari insight”, acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari siswa SMA/sederajat, mahasiswa, akademisi, industri, hingga masyarakat umum yang tertarik memperluas perspektif global mereka. Diskusi berlangsung dinamis dengan menghadirkan tiga narasumber yang membagikan pengalaman, refleksi, dan pandangan strategis dari sudut pandang akademik maupun praktis.

Dr. Arif Zulkarnain, S.E., M.M., CHE, CHIA., selaku perwakilan dari program Hotel Management BINUS University menyoroti bagaimana Ramadan dijalani di berbagai belahan dunia Muslim dan bagaimana nilai-nilai universal di bulan suci ini dapat menjadi jembatan antarbudaya. Dalam sesinya, ia menyampaikan,

“Ramadan bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang bagaimana nilai empati, disiplin, dan kebersamaan diterjemahkan dalam konteks budaya yang berbeda-beda. Dari situ kita belajar bahwa keberagaman justru memperkaya cara kita memaknai bulan suci ini.”

Sementara itu, Wendy Purnama Tarigan, M.M., M.B.A., selaku perwakilan dari program Event and Travel Business BINUS University membahas peluang dan tantangan industri halal tourism yang terus berkembang di tingkat global. Ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan strategi yang adaptif terhadap perubahan pasar.

“Halal tourism bukan lagi niche market, tetapi sudah menjadi bagian dari arus utama industri pariwisata global. Tantangannya adalah bagaimana kita menyiapkan talenta dan strategi yang mampu menjawab ekspektasi wisatawan yang semakin kompleks dan beragam,” ujarnya.

Dari perspektif komunikasi, Sari Ramadanty, S.Sos., M.Si.,selaku Head of Program dari Marketing Communication mengajak peserta merefleksikan bagaimana pesan-pesan Ramadan dapat disampaikan secara lebih bermakna dan inklusif di era digital.

“Di tengah derasnya arus informasi, cara kita berkomunikasi perlu tetap relevan. Ramadan menjadi momen yang tepat untuk menyampaikan pesan yang tidak hanya memberi informasi, tetapi juga mampu mendekatkan berbagai lapisan masyarakat,” jelasnya.

Melalui Ramadhan Safari Talks 2026, FDCHT BINUS University menegaskan perannya sebagai fakultas yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi akademik, tetapi juga pada pembentukan wawasan global, sensitivitas budaya, dan pemikiran strategis yang relevan dengan dinamika industri dan masyarakat.  Dengan terselenggaranya acara ini, FDCHT BINUS University berharap bahwa acara ini dapat menumbuhkan semangat belajar dan bertumbuh bersama di bulan Ramadan sekaligus mendorong lahirnya perspektif baru dalam melihat peran komunikasi dan pariwisata di dunia yang semakin terhubung.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Perjalanan Keluarga Jadi Lebih Nyaman, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,97%

Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama untuk mendukung…

18 menit ago

Mengapa Sunscreen Bayi Perlu Perlindungan UVA dan UVB?

Banyak Mom and Dad mungkin berpikir, “Kan cuma jalan pagi sebentar,” atau “Cuma duduk di…

21 menit ago

LRT Jabodebek Catat 2,5 Juta Pengguna pada Mei 2026, Perjalanan Akhir Pekan Ikut Meningkat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 2.544.818 pengguna LRT Jabodebek sepanjang Mei 2026. Jumlah…

1 jam ago

PalmCo Siapkan Proyek Percontohan Kedelai Dukung Swasembada Pangan Nasional

Upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan nasional terus mendapat dukungan dari sektor perkebunan. Holding Perkebunan Nusantara…

1 jam ago

Di Tengah Tekanan Rupiah, BRI Finance Perkuat Portofolio dan Bisnis

Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika industri otomotif dan pembiayaan…

2 jam ago

Kalap Checkout di Live Shopping? Belanja Boleh, Asal Jangan Impulsif

Belanja online kini bukan lagi sekadar aktivitas mencari kebutuhan. Kehadiran fitur live shopping membuat pengalaman…

4 jam ago

This website uses cookies.