Categories: BISNIS

Forayya Fish Skin Katsuobushi, Inovasi Keripik Kulit Ikan Barakuda Siap Mendunia

Berikan Protein Initiative, sebuah social enterprise yang berfokus pada inovasi pangan dan pemberdayaan, berhasil mengubah sisa kulit ikan barakuda yang selama ini terabaikan menjadi camilan premium bernilai tinggi dengan merk Forayya Fish Skin Katsuobushi. Inisiatif ini tidak hanya menciptakan produk unggulan baru dari Indramayu, tetapi juga memberdayakan ekonomi perempuan pesisir secara berkelanjutan (INDRAMAYU, 2 Agustus 2025).

Selama ini, kulit ikan barakuda di tempat pelelangan ikan hanya dianggap sebagai limbah. Melihat potensi yang terbuang, Berikan Protein Initiative mengembangkan solusi inovatif untuk mengolahnya menjadi produk yang siap bersaing di pasar global. Produk ini lahir dari perpaduan antara pemanfaatan bahan baku lokal, teknologi pangan, dan misi sosial yang kuat.

Inovasi Rasa dan Gizi Tanpa MSG

Keunggulan utama Forayya Fish Skin terletak pada bahan baku dan proses pengolahannya. Kulit ikan barakuda dipilih karena memiliki tekstur tebal dan kaya kolagen, menghasilkan keripik dengan kerenyahan yang khas dan padat.

Sebagai pengganti Monosodium Glutamat (MSG), Berikan Protein Initiative mengembangkan Hidrolisat Protein Ikan (HPI). Teknologi ini secara alami memecah protein dari daging ikan untuk menghasilkan rasa gurih umami yang murni dari asam amino glutamat. Inovasi ini sejalan dengan visi untuk mematahkan stereotip “Generasi Micin” dan menjawab kebutuhan pasar akan produk sehat, bebas gluten, dan tanpa bahan artifisial.

Untuk menyempurnakan cita rasa, gurih alami dari HPI dipadukan dengan keunikan rasa katsuobushi (serutan ikan cakalang asap khas Jepang), yang tersedia dalam varian original dan pedas. Kombinasi ini menawarkan pengalaman rasa yang baru dan berbeda dari keripik kulit ikan pada umumnya.

“Di saat konsumen semakin sadar akan asal-usul makanan mereka dan mencari rasa yang unik, produk ini hadir di waktu yang tepat. Forayya Fish Skin Katsuobushi menawarkan paket lengkap: rasa yang unik, manfaat gizi tinggi protein, serta cerita otentik tentang keberlanjutandan pemberdayaan,” ujar Maqbulatin Nuha, CEO Berikan Protein Initiative.

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Model Ekonomi Sirkular

Di balik kelezatan Forayya Fish Skin, terdapat kisah pemberdayaan para perempuan tangguh di pesisir Indramayu. Melalui program Berikanpreneur, para istri nelayan yang sebelumnya memiliki akses ekonomi terbatas kini dilatih untuk menjadi produsen terampil. Mereka tidak hanya belajar teknik produksi berstandar tinggi, tetapi juga manajemen mutu dan pemasaran digital.

Program ini mendapat dukungan dana hibah internasional OCEAN Grant dari DEFRA UK (Department for Environment, Food & Rural Affairs Inggris), sebagai pengakuan atas komitmennya dalam mengatasi limbah pesisir sekaligus memberdayakan komunitas.

“Dulu kami hanya tahu menggoreng kulit ikan seadanya. Sekarang kami bisa membuat produk yang lebih enak, bernilai jual tinggi, dan bisa menambah uang untuk kebutuhan sekolah anak,” ungkap Rosidah (45), salah satu anggota kelompok perempuan produksi.

Produk Forayya Fish Skin Katsuobushi saat ini dipasarkan secara luas melalui marketplace Berikan Lokapasar di berbagai platform digital seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan situs resmi Berikan Protein. Kehadiran produk ini menjadi wujud nyata ekonomi kerakyatan yang mengubah limbah menjadi berkah, menciptakan lapangan kerja, dan mengangkat harkat produk lokal ke panggung nasional.

Tentang Berikan Protein

Berikan Protein adalah sebuah inisiatif sosial yang berfokus pada peningkatan konsumsi protein nasional melalui inovasi pangan berbasis protein ikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Kami mengembangkan produk pangan tinggi protein yang terjangkau dan bergizi, serta membangun ekosistem lokal yang memberdayakan perempuan, nelayan, dan UMKM untuk memproduksi dan mendistribusikan pangan sehat secara berkelanjutan. Sejak berdiri, Berikan Protein telah menjangkau ribuan penerima manfaat, meraih berbagai penghargaan inovasi regional, dan menjadi pelopor dalam gerakan pangan fungsional berbasis hasil laut di Indonesia.

Pelajari lebih lanjut di www.berikanprotein.org

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

1 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

3 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

4 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

5 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

5 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

17 jam ago

This website uses cookies.