BATAM – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Bersama Rakyat(LSM Gebrak) mendesak KPK menuntaskan kasus korupsi yang lebih besar di Provinsi Kepulauan Riau.
“Kalau kita lihat kasus korupsi yang ditangani KPK terutama yang di Kepri. Kami berharap ada pengungkapan kasus korupsi yang lebih besar, salah satunya alih fungsi hutan lindung Baloi Dam,” ujar Ketua LSM Gebrak Agung Wijaya seusai menggelar aksi teatrikal di depan Kantor DPRD Batam, Kamis(19/9/2019).
Menurut Agung, pada tahun 2007 lalu, KPK pernah mengusut kasus alih fungsi hutan lindung Baloi Dam, tapi hingga hari ini belum jelas penanganannya.
“KPK pernah mengusut kasus itu(alih fungsi hutan lindung Baloi Dam) di tahun 2017, tapi hingga hari ini lenyap sudah setelah berganti pimpinan KPK,” bebernya.
Baca Juga : Tolak Revisi UU KPK, LSM Gebrak Demo di Depan Kantor DPRD Batam
Ia juga berharap kasus dugaan suap reklamasi yang menjerat Gubernur Kepri Non-aktif agar dituntaskan secara serius.
“Kita berharap KPK mampu menuntaskan kasus itu secara serius. Karena diduga banyak aktor-aktor kuat dibelakang kasus-kasus yang ditangani KPK di Kepri ini,”ucapnya.
Sebelumnya puluhan aktivis LSM Gebrak Batam melakukan aksi teatrikal menolak revisi Undang-undang KPK di depan Kantor DRPR Kota Batam, Kamis(19/9/2019) pagi.
Penulis : Jacob/Shafix
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni) tercermin dari…
Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan akan kendaraan roda dua tidak lagi semata-mata…
Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati…
Banyak orang ingin menyimpan dana di deposito karena menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dibanding…
deGadai menjadi salah satu rekomendasi tempat jual beli tas mewah branded original yang aman dan…
Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu…
This website uses cookies.