Surokim berharap, pemerintah mampu memelihara dan menjaga modal sosial ini, dengan memperkuat kepercayaan dan keteladanan yang dimiliki pemerintah. Maka, semangat saling tolong menolong itu akan semakin dimiliki masyarakat dan dijalankan secara sukarela.
Sementara itu, aktivis Roemah Bhinneka, Michael Andrew, berharap gotong royong saling bantu menanggulangi pandemi ini juga didukung kerelaan pengelola rumah ibadah untuk menyediakan bangunan serta fasilitas yang dimiliki sebagai penampungan warga yang membutuhkan tempat isolasi mandiri. Tempat isolasi mandiri ini diperlukan, karena semakin banyak muncul klaster keluarga sehingga diperlukan tempat yang baik untuk merawat dan memulihkan warga yang terinfeksi.
“Saya melihat bahwa, penting agar rumah-rumah ibadah itu membuka diri, nah kenapa kok rumah ibadah itu penting, banyak rumah ibadah yang tidak difungsikan kembali sebagai tempat ibadah karena harus beribadah di rumah. Dari pada tempat itu nganggur, lebih baik dibuatkanlah untuk isolasi mandiri,” katanya./Voice Of America
JAKARTA - PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola dan kepastian hukum…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
This website uses cookies.