Categories: BISNIS

Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

Di tengah dinamika sektor pertambangan, khususnya batu bara, industri pembiayaan saat ini mengadopsi pendekatan yang lebih selektif dalam penyaluran kredit, terutama pada segmen alat berat. Hal ini sejalan dengan masih berlangsungnya proses penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026, di tengah indikasi penurunan target produksi batu bara nasional ke kisaran 600 juta ton, dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 790 juta ton.

Situasi tersebut mendorong pelaku usaha tambang untuk menahan ekspansi dan lebih mengoptimalkan utilisasi alat yang telah dimiliki, sehingga berdampak pada melambatnya permintaan pembiayaan baru untuk alat berat. Bagi industri pembiayaan, kondisi ini turut meningkatkan kewaspadaan, baik dalam menjaga kualitas portofolio eksisting maupun dalam mengantisipasi potensi risiko kredit akibat penyesuaian aktivitas operasional di sektor pertambangan.

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus mengedepankan strategi bisnis yang adaptif dan berbasis manajemen risiko dalam merespons dinamika tersebut. Perseroan secara konsisten memperkuat prinsip kehati-hatian, khususnya dalam penyaluran pembiayaan pada sektor-sektor yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap fluktuasi harga komoditas dan kebijakan sektoral.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, “BRI Finance secara konsisten mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan memperkuat proses seleksi kredit serta meningkatkan intensitas monitoring terhadap portofolio pembiayaan, guna memastikan kualitas aset tetap terjaga.”

Meskipun demikian, BRI Finance memastikan bahwa aktivitas pembiayaan tetap berjalan secara normal, didukung oleh kebutuhan operasional debitur yang telah berjalan serta kontrak-kontrak saat ini yang masih aktif. Perseroan juga secara berkala mencermati perkembangan kebijakan sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko dan penyesuaian strategi bisnis yang responsif terhadap perubahan eksternal.

Pada kuartal I tahun 2026, segmen pembiayaan alat berat tercatat memberikan kontribusi sebesar 17,80% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance, dengan pertumbuhan penyaluran mencapai 33,26% secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian ini mencerminkan kinerja yang tetap solid di tengah tantangan sektor yang dinamis.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, BRI Finance secara aktif mendorong diversifikasi portofolio pembiayaan ke berbagai sektor produktif yang memiliki prospek stabil, seperti konstruksi, logistik, dan sektor penunjang lainnya. Strategi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan portofolio sekaligus mengurangi konsentrasi risiko pada sektor tertentu.

“Diversifikasi pembiayaan menjadi salah satu fokus utama kami untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat resiliensi bisnis di tengah ketidakpastian,” tambah Dhani.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kenalkan Solusi Praktis Penanganan Kerusakan Jalan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Gelar Presentasi Travoy Patch kepada BPJN Sulawesi Utara

PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) melaksanakan kegiatan Presentasi Travoy Patch sebagai upaya memperkenalkan inovasi…

2 jam ago

KAI Daop 1 Jakarta Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Tangerang, Perkuat Upaya Peningkatan Keselamatan Perjalanan Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta…

2 jam ago

Wujudkan Rencana Memiliki Mobil Baru, BRI Finance Tawarkan KKB Ringan dan Fleksibel

Di tengah perubahan pola mobilitas masyarakat dan meningkatnya kebutuhan akan kendaraan yang mendukung aktivitas sehari-hari,…

2 jam ago

KA Srilelawangsa Layani 1,78 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat kinerja positif pada layanan KA Srilelawangsa selama periode Januari hingga…

11 jam ago

FLOQ: Geopolitik Timur Tengah dan Arus Keluar ETF Kripto Berpotensi Menentukan Arah Bitcoin pada Juni 2026

Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan meningkatnya tekanan jual di pasar kripto global menjadi faktor…

11 jam ago

KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi

KAI mengevaluasi pengoperasian KLB uji coba LRT Jabodebek di jam sibuk pagi 8–12 Juni 2026.…

11 jam ago

This website uses cookies.