Categories: Lingga

Hama Ulat Bulu Serang Pemukiman di Desa Jagoh Lingga

LINGGA – Hama ulat bulu menyerang pemukiman warga Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Minggu, (12/12/2022)

Ulat bulu tersebut sangat meresahkan masyarakat, sebab jumlahnya yang ribuan tentu akan berdampak pada kesehatan terutama kulit.

“Kami mendapatkan informasi adanya serangan ulat bulu, maka kami bersama lintas sektor seperti BPBD, Puskesmas Raya, Dinas Pertanian dan Polsek Singkep Barat turun langsung ke lokasi,” kata Camat Singkep Barat Febrizal Taupik

Selanjutnya, Camat bersama Lintas sektor pun langsung melakukan penyemprotan untuk membasmi hama ulat bulu tersebut.

“Sudah kita lakukan penyemprotan untuk membasmi hama ulat bulu tersebut,” ujarnya.

Menurut Taupik, bahwa akibat hama ulat bulu tersebut banyak warga termasuk anak-anak menjadi ketakutan akan bahaya dari hama tersebut.
“Tentu saja ini menjadi perhatian bersama-sama dalam mengatasi situasi ini,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala BPBD Lingga Oktanius Wirsal mengatakan, bahwa saat ini ada sekitar 16 kepala keluarga atau sekitar 52 jiwa yang mengalami gatal-gatal pada kulit dan menimbulkan ruam.

“Jadi saat ini sekitar 52 orang terkena dampaknya akibat hama ulat bulu tersebut,” kata Oktanius saat dikonfirmasi

Penyebab ulat bulu yang terjadi di Desa Jagoh tersebut karena saat ini masuk cuaca pancaroba yang menimbulkan berkembang biaknya ulat bulu di pohon jenis perepat yang berada di pemukiman warga.

“Karena beberapa bulan lalu di Desa Lanjut juga terkena dengan hama ulat bulu tersebut. Dan kita lakukan penyemprotan dan penyuntikan pada pohony yang terserang ulat bulu tersebut,” jelasnya

Masyarakat diharapkan untuk lebih waspada dan berhati-hati terutama orang tua agar senantiasa menjaga anak-anaknya agar tidak menyentuh ulat bulu tersebut, sebab efek yang ditimbulkan sangat berbahaya./Ruslan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Fakta Baru di Sidang Dju Seng, PH Jelaskan Soal Surat BP Batam ke KLHK

BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

3 jam ago

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

6 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

8 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

11 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

12 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

12 jam ago

This website uses cookies.