TANJUNGPINANG – Sebanyak 6 orang Wartawan di Tanjungpinang hari ini, Rabu (15/4/2020) jalani rapid test di Kantor Dinas Kesehatan Tanjungpinang.
Keenamnya merupakan wartawan yang pernah kontak langsung dengan Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, pada Sabtu (4/4/2020) yang lalu.
Dari hasil tes tersebut, menunjukkan bahwa keenam wartawan yang pernah kontak dengan Syahrul dinyatakan nonreaktif.
Ihsan (21) salah satu wartawan yang meliput Wali Kota Tanjungpinang pada 4 April yang lalu, mengaku lega dengan hasil rapid test tersebut.
Ihsan mengatakan, namanya yang sempat viral di sosial media bersama 14 nama lain membuat para tetangga menjauhinya.
“Alahamdulilah saya nonreaktif, gara-gara 14 nama yang tersebar itu, membuat warga agak jauhin saya. Dengan adanya hasil ini, semogalah orang disekitaran saya tidak takut,” ungkapnya kepada swarakepri.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiyana menyatakan Wali Kota Tanjungpinang positif terinfeksi Civid-19 berdasar hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR).
“Dari hasil tes PCR yang dilakukan tim medis dari dua orang pasien yang ada di Tanjungpinang salah satunya Wali Kota Tanjungpinang,” ujarnya, Senin (13/4/2020) sore.
Saat ini kondisi Wali Kota Tanjungpinang cuckup stabil dan tengah menjalani perawatan serta isolasi di RSUD Tanjungpinang.
(Ismail)
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…
Jakarta, 3 Juli 2026 – Dari pameran kecantikan dan fesyen hingga acara hewan peliharaan dan hiburan,…
Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak…
This website uses cookies.