Categories: NASIONAL

Hati-Hati Pensiun Dini PLTU Batu Bara

Butuh Perhitungan Matang

Saran untuk melakukan perhitungan lebih matang dalam memenuhi ambisi transisi energi juga disampaikan oleh pakar energi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Dr Tumiran. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) 2009-2019 ini mencatat, konsumsi energi Indonesia saat ini sekitar 1.025 KWH perkapita. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sekitar 5 hingga 6 persen, naiknya produktivitas akan berkorelasi juga dengan peningkatan konsumsi energi.

“Kalau kita memensiunkan dini PLTU, sementara nanti ke depan demand kita naik, itu pakai apa kita menutupnya yang berbasis base load, terutama untuk pulau Jawa. Pulau Jawa kita mau pakai energi terbarukan apa sebagai pengganti base load batubara,” ujarnya kepada VOA.

Membangun pembangkit listrik dengan sumber energi terbarukan sebagai pengganti batu bara saat ini bukan tugas yang mudah. Misalnya, pembangkit listrik tenaga air terkendala dalam pembangunan bendungan, karena kondisi sosial dan lingkungan yang semakin kompleks.

Hitungan Tumiran, konsumsi yang saat ini berkisar 1.025 KWH perkapita itu, pada tahun 2050 dapat mencapai 5.000 KWH perkapita, dengan asumsi ekonomi yang terus tumbuh.

Dengan konsumsi sebesar itu, Indonesia akan membutuhkan pembangkit sebesar sekurangnya 300 sampai 350 giga watt. Jumlah kebutuhan itulah yang harus diperhitungkan PLN, karena angka tersebut tidak kecil. PLN dan pemerintah harus menghitung dengan cermat, sehingga keputusan yang dibuat betul-betul tepat, lanjut Tumiran.

Tumiran memberi contoh, China terus meningkatkan kapasitas PLTU mereka setiap tahun bertambah sekitar 50 giga watt sejak 2016.

“Dia sekarang sudah punya 1.200 gigawatt, dan dia enggak ada bicara retirement PLTU. Yang dia lakukan adalah komposisi kontribusi PLTU secara persentase turun, dengan akselerasi EBT,” urainya./VOA

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

LRT Jabodebek lakukan sosialisasi Medical Check Up 2026 untuk memastikan pekerja sehat dan siap menjalankan…

1 hari ago

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Harga emas global memasuki pekan ini dengan potensi volatilitas yang tinggi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara…

1 hari ago

Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

Jakarta (13/4) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS),…

1 hari ago

KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026

KAI Logistik mencatatkan kinerja yang impresif melalui layanan ritel andalannya, KALOG Express. Sepanjang Kuartal I…

1 hari ago

BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional

BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…

2 hari ago

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…

2 hari ago

This website uses cookies.