Categories: BATAM

Hindari Polemik di Masyarakat, APKLI Kota Batam akan Lapor Polisi

BATAM – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Batam mengklarifikasi dengan adanya pernyataan yang mengatasnamakan juga dari APKLI, yang mana menyatakan penolakan segala bentuk program Pemerintah Kota Batam terkait revitalisasi pasar induk jodoh.

Farizal (Joker) sebagai Ketua APKLI Kota Batam mengatakan, dengan adanya pernyataan yang mengaku dan mengatasnamakan APKLI Kota Batam, dirinya bersama pengurus APKLI merasa keberatan.

“Dengan adanya hal seperti ini, kami tidak ingin terjadinya keributan, dan kami dari APKLI hanya memantau saja. Saat ini ada yang mengatasnamakan dari APKLI yang menyatakan tidak mendukung segala bentuk program Pemerintahan Kota Batam. Pernyataan ini sudah sampai ke Disperindag Kota Batam,”ucap Farizal seperti dalam siaran pers yang diterima Swarakepri, Selasa(21/1/2020).

“Pernyataan tidak mendukung program pemerintah yang sudah beredar saat ini, itu tidak benar. Kami dari APKLI yang sah dibawah naungan Disperindag, sangat mendukung semua program Pemerintah Kota Batam,”tegas Ketua APKLI Batam.

Farizal juga mengatakan, program pemerintah ini sangat bermanfaat untuk kita semua, bukan untuk orang lain. Ini sangat membantu untuk pedagang menengah kebawah.

“Padahal pemerintah sudah membuat program yang bagus, untuk pedagang-pedagang kaki lima yang mencari hidup di pasar. Kami sangat menyayangkan sekali mereka tidak mendukung program ini,”tuturnya.

Pemerintah sudah memikirkan dari jauh hari untuk kelayakan pasar induk yang lama untuk menjadi layak sebagai tempat berdagang, dan juga untuk menghindari terjadinya korban jiwa di pasar.

Jafrizal Sofyandi sebagai Sekretaris APKLI Batam menambahkan, bahwa dirinya tidak ingin ada yang mengatasnamakan APKLI yang bergerak untuk melawan Pemerintah Kota Batam.

“Kami dari APKLI yang sah, dan mempunyai legalitas, tidak ada sedikitpun untuk menolak segala bentuk program pemerintah,”ucap Jafrizal. “Dari awal kami mendukung program pemerintah, karena tidak adanya kelemahan-kelemahan yang merugikan para pedagang,”tambahnya.

Kata dia, adanya pembangunan yang dibuat pemerintah, sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pedagang saat ini.

“Jadi, kalau memang ada yang mengatasnamakan APKLI untuk menolak program pemerintah, kami dari APKLI yang sah tidak ada sama sekali menolak program-program dari pemerintah,”jelasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum APKLI Kota Batam, Nico Sitanggang mengatakan, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti terhadap APKLI yang tidak memilili dasar hukum.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti terhadap APKLI yang tidak memiliki dasar hukum, dan hal ini akan kami bawa ke pihak Kepolisian,”ujarnya.

Nico juga mengaku telah berkoordinasi dengan AKPLI pusat terhadap hal tersebut agar nantinya tidak ada oknum-oknum yang mengasnamakan APKLI kota Batam.

“Karena hal ini ditakutkan akan menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat,”pungkasnya.

 

 

(RD_JOE/ril)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Penampakan Cut and FIll Proyek Green Medina di Batu Besar Nongsa Batam (3)

BATAM - Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam saat ini masih melakukan investigasi terkait perizinan Cut…

2 jam ago

Program Immersion BINUS @Bekasi ke Wuhan: Menembus Batas dan Mengasah Kompetensi Global

Bekasi, Februari 2026 — Di tengah persaingan global yang semakin mengglobal, dunia bisnis kini lebih…

2 jam ago

KAI Daop 9 Jember Gelar Diklap Refreshing PPKA, Perkuat Kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing…

7 jam ago

Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi…

7 jam ago

Polisi Segera Panggil Terlapor Kasus Pengeroyokan Sopir Lori di Pelabuhan Roro Telaga Punggur

BATAM - Penyidik Unit V Tindak Pidana Tertentu(Tipidter) Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan kasus…

7 jam ago

Iftar sebagai Gaya Hidup Urban Jakarta, TMG Hotel Tebet Hadir sebagai Destinasi Baru Berbuka Puasa

Menjelang bulan suci Ramadan, TMG Hotel Tebet, Marclan Collection, menghadirkan pengalaman Iftar yang mengangkat kebersamaan,…

8 jam ago

This website uses cookies.