Categories: TEKNOLOGI

HP Kamu Legal atau Black Market? Buruan Cek di Sini!

Setelah tertunda selama tertunda dua bulan, pemerintah akhirnya menandatangani aturan International Mobile Equipment Identity (IMEI). Aturan ini bertujuan untuk mengatasi peredaran ponsel black market atau ilegal dan menambah pendapatan negara.

Aturan IMEI ponsel akan berlaku efektif mulai April 2020. Setelah ini ponsel yang IMEI tak terdaftar akan digolongkan sebagai ilegal. Ponsel ini tidak akan bisa mengakses jaringan telekomunikasi dari operator. Otomatis ponsel tersebut hanya bisa digunakan untuk foto saja.

Tapi patut dicatat ponsel yang diblokir adalah ponsel yang masuk Indonesia setelah April 2020. Ponsel black market yang sudah terlanjur digunakan masyarakat sebelum aturan berlaku tidak akan terdampak. Maklum, aturan ini tidak berlaku surut.

Berikut cara cek legalitas IMEI ponsel:

Dapat IMEI ponsel yang Kamu gunakan. Caranya dengan mengetik *#06# atau ketuk Settings -> About Phone -> Status -> IMEI Information. Nomor IMEI juga bisa ditemukan di bagian punggung ponsel atau dekat beterai smartphone.

Masukkan 15 nomor digit imei ke situs https://imei.kemenperin.go.id/. Biasanya akan muncul dua pilihan. Yakni, IMEI sudah terdaftar di database kemenperin atau IMEI tak terdaftar di database kemenperin.

Asal tahu saja, IMEI merupakan identitas internasional yang dikeluarkan oleh Global System for Mobile Association (GSMA) yang terdiri dari 15 (lima belas) digit nomor desimal unik yang diperlukan untuk mengidentifikasi Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang tersambung ke jaringan telekomunikasi bergerak seluler.

IMEI ini akan didaftarkan ke Kementerian Perindustrian ketika sebuah ponsel hendak dijual di Indonesia. Kemenperin mengumpulkan IMEI ini dalam database. Nantinya nomor IMEI ini akan dijodohkan dengan MSISDN atau nomor identitas SIM Card. MSISDN berasal dari operator seluler.

Jadi ketika sebuah ponsel terhubung ke jaringan, sebuah aplikasi khusus akan memindai nomor IMEI perangkat dan mengecek keasliannya ke sistem DIRBS Kemeperin. Jika tak terdaftar, koneksi jaringan akan diputus.

Sumber: CNBC Indonesia
Editor: Rumbo

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Dorong Inklusi Keuangan Digital, Bank Raya Hadirkan Program Loyalitas Nasabah

Bank Raya sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group terus menegaskan komitmennya dalam…

17 menit ago

EVOS GOPAY Watch Party Perdana di Tangerang, Perkuat Interaksi Komunitas hingga Hadirkan Mini Turnamen

Program nobar berbasis komunitas ini jadi langkah awal ekspansi pengalaman esports ke berbagai kota di…

38 menit ago

Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Pemerintah Indonesia resmi memperbarui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebagai langkah strategis dalam merespons…

1 jam ago

Mengenal Fase Akumulasi dalam Siklus Pasar Keuangan

Pasar keuangan tidak bergerak secara acak, melainkan mengikuti siklus berulang yang mencerminkan psikologi kolektif dari…

2 jam ago

KLTC MoA dengan Pamoraya Agency Satukan Leadership dan Personal Branding SDM

Kerja sama KLTC dan Pamoraya Agency menunjukkan pentingnya mengintegrasikan kemampuan dan citra dalam membangun pengakuan…

2 jam ago

Bittime Hadirkan IDR Swap Zero Fee di Tengah Melemahnya Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terpantau mengalami tekanan cukup besar pada perdagangan hari…

2 jam ago

This website uses cookies.