BATAM – swarakepri.com : Puluhan massa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Sumatera Selatan (IKBSS) Batam mendatangi Polresta Barelang untuk melaporkan adanya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum marinir terhadap 9 orang warga Palembang, Sabtu(14/2/2015).
Di depan Mapolresta Barelang, massa sempat melakukan orasi. Mereka juga membawa beberapa warganya yang menjadi korban penganiayaan dari oknum marinir. Diduga penganiayaan ini terkait dengan tewasnya Sertu PR anggota Intel Marinir Batam di lokalisasi Sintai Tanjunguncang, Jumat (13/2) dini hari lalu.
Nika Astaga, Ketua Ormas IKBSS Batam kepada wartawan di Mapolresta Barelang mengatakan, aksi unjuk rasa ini bagian dari solidaritas terkait ada warganya yang menjadi korban salah tangkap.
“Kami menuntut tanggungjawab aparat. Mereka yang tak tahu menahu malah dicambuk, dipukul lalu dibuang ke pinggir jalan,” kata Nika Astaga, malam ini.
Menurut Nika, paska insiden penikaman Sertu PR, warganya itu diciduk aparat dari perumahan Pluto Tanjunguncang (9 orang) dan dua lagi dari Bengkong. Sembilan di antara mereka lalu dilepas dengan lebih dahulu disiksa, satu orang sekarang kritis di rumah sakit, sedangkan dua orang lagi tidak tahu di mana keberadaannya.
“Kami datang ke sini (Polresta Barelang) bukan demo seenak perut sendiri, tapi justru kami memberi dukungan kepada polisi agar menangani kasus pembunuhan itu karena ini menyangkut warga sipil,” tegasnya.
Sementara itu , Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Didik Erfianto mengaku belum mengetahui keberadaan dua orang warga Palembang yang disebut belum diketahui keberadaannya.
“Sampai saat ini kami belum ada mengamankan pelaku penikaman di Sintai dan masih koordinasi dengan Marinir Batam. Tapi sudah memeriksa empat orang saksi terkait kasus itu,” katanya.
Seusai menyampaikan aspirasinya di Mapolrsta Barelang, massa kemudian bergerak menuju markas Lanal Batam untuk membuat laporan ke POM AL. (red/amok)
Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski…
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…
Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…
Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…
Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…
BATAM - Pemilik Mini & Coco Homestay, Marlina menunjuk tiga pengacara untuk menghadapi kasus dugaan…
This website uses cookies.