Indonesia Dorong ASEAN Jadi Destinasi Tunggal Pariwisata

YOGYAKARTA — ASEAN Tourism Forum (ATF) akan digelar di Yogyakarta 2-5 Februari 2022. Pertemuan terbesar sektor pariwisata di kawasan ini, diharapkan menjadi tonggak untuk bangkit bersama, setelah pandemi COVID 19 membuatnya mati suri.

Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Indonesia memiliki misi pada banyak hal, termasuk di sektor pariwisata, yang akan dibahas dalam gelaran ASEAN Tourism Forum ATF akhir pekan ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam pernyataan rutin mingguan menyebut, Indonesia ingin mendorong ASEAN sebagai destinasi tunggal pariwisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam pernyataannya, di Jakarta, Senin (30/1). (Courtesy : Kemenparekraf RI

“Bagaimana kita sebagai Ketua ASEAN, mendorong konsep ASEAN as single destination. Dan pariwisata, sesuai dengan semangat G20 kemarin, sebagai agent of transformation atau agen transformasi yang berpusat pariwisata berbasis masyarakat,” kata Sandi, ketika memaparkan tujuan yang ingin diraih melalui penyelenggaraan ATF di Yogyakarta.

Indonesia, sebagaimana mayoritas negara lain, saat ini sedang berupaya memulihkan sektor pariwisatanya. Pelonggaran aturan di berbagai wilayah menjadi salah satu kesempatan. ASEAN diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan situasi menurunnya ancaman COVID 19. ATF akan menjadi ajang untuk membicaraka strategi bersama pulih pasca pandemi.

“Karena kalau dilihat, ASEAN ini yang paling lambat dibanding Eropa, dibanding Amerika, kita pemulihannya ini tergolong lebih lambat. Memang tiga pasar utama ASEAN ini, Thailand, Indonesia, Malaysia, bertumbuh. Tapi tidak memberikan pertumbuhan yang setara dengan pertumbuhan yang terjadi di belahan dunia lainnya,” tambah Sandi.

Sandi ingin, acara pariwisata terbesar kawasan ASEAN ini tidak sekadar seremoni semata. “Harus mendorong kesempatan kita untuk berkolaborasi. Kita memang siap berkompetisi tapi banyak peluang jika kita berkolaborasi,” tegasnya.

Tugu Yogya. (Courtesy : Kemenparekraf RI)

ATF akan menghadirkan 157 booth pameran, 38 delegasi travel exchange, delegasi business to business dan 136 buyers terkonfirmasi dari 29 negara. Sandi berharap, seluruhnya akan memberikan dampak ekonomi di atas $100 juta untuk pariwisata Indonesia.

Selain itu, dia juga berharap akan ada lebih banyak penerbangan internasional langsung ke Indonesia, terutama ke destinasi super prioritas. “Ada beberapa kesepakatan mungkin nanti dengan Qatar, dengan beberapa maskapai lainnya, untuk bisa terbang langsung ke destinasi di Indonesia, termasuk juga ke Yogyakarta,” tambahnya.

Delegasi juga akan dibawa ke Borobudur, untuk merasakan perubahan konsep wisata yang sedang dikembangkan. Sebagai salah satu destinasi super prioritas, Borobudur akan mengedepankan konservasi dan edukasi dalam praktik wisatanya, ujar Sandi lagi.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Jakarta, April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah…

3 jam ago

Bea Cukai Batam Beberkan Alasan Penerbitan SPPB 90 Kontainer Limbah Elektronik asal AS

BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…

5 jam ago

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

9 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

11 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

13 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

14 jam ago

This website uses cookies.