Categories: HUKRIM

Ini Penjelasan Kepala Rutan Barelang terkait Meninggalnya Budi Yanto

BATAM – Kepala Ruang Tahanan (Rutan) Kelas II Barelang, Batam, David Gultom menjelaskan kronologis terkait meninggalnya tahanan kejaksaan bernama Budi Yanto tanggal 20 Juli 2016 lalu.

 

“Kondisi Budi beberapa hari sebelum meninggal sudah tidak stabil bahkan hilang kesadaran, makan dan mandi pun tidak sanggup lagi sendiri,” ujarnya kepada Swarakepri.com di ruang Poly klinik Rutan Barelang, Tembesi, Batam, Selasa(2/8/2016) siang.

 

Melihat kondisi Budi, pihaknya kemudian memindahkan almarhum ke ruang Poly Clinik dari ruang tahanan dengan perawatan khusus.

“Diruang poly clinik kita berikan perawatan dengan infus, dan juga oksigen,”jelasnya.

Sehari sebelum meninggal kata dia lagi, pihaknya sudah mengirimkan surat ke pihak pengadilan namun tidak ada tindak lanjut.

 

“Pada saat itu juga kondisinya sudah semakin parah, dimana mendiang sudah megap-megap, dengan inisiatif sendiri saya perintahkan anak buah saya untuk merujuk ke RSUD Embung Fatimah, lalu saya langsung kordinasi sama Kejaksaan untuk bertemu di rumah sakit,” tambahnya.

 

Namun tambah dia lagi, pada saat perjalanan menuju rumah sakit, nyawa Budi sudah tidak tertolong lagi.

 

“Meskipun demikian, pihak rumah sakit masih sempat memberikan tindakan, namum Tuhan berkata lain,” jelasnya.

 

Terkait bekas goresan luka di sekujur tubuh mendiang yang diduga menjadi bukti kekerasan, David dengan tegas membantahnya.

 

“Itu sama sekali tidak benar, luka itu murni bekas goresan kukunya sendiri, makanya kami potong kukunya,” jelasnya.

 

Dia juga heran kenapa bekas goresan tersebut dianggap sebagai bukti tanda kekerasan terhadap mendiang.

 

“Sekali lagi kami katakan, itu bukan bekas tindak kekerasan, bahkan tenaga medis kami sudah melakukan yang terbaik,” ucapnya.

 

Sebelumnya, Budi ditempatkan di Blok A 10, Rutan Kelas II Barelang, kamar kasus narkoba dengan jumlah tahanan sebanyak 17-18 orang.

 

(RED/RON/JEF)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

3 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

7 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

8 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

15 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

17 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

1 hari ago

This website uses cookies.