Categories: BATAM

Ini Penyebab Formosa Hotel Berhenti Beroperasi

BATAM – Formosa Hotel, Komplek City Plaza, Nagoya, Batam menghentikan kegiatan operasionalnya mulai Kamis 20 Februari 2020 kemarin. Penutupan ini dikabarkan karena menurunnya tingkat hunian beberapa bulan belakangan.

“Jadi menurut manajemen, bos bilang sudah tidak kuat modal lagi, dan mengintruksikan untuk menghentikan operasi. Tapi sampai kapan, kami belum tau juga,” kata salah seorang karyawan hotel yang enggan namanya disebutkan, Minggu (23/02/2020).

Ia mengungkapkan, bahwa belakangan pendapatan hotel menurun sangat drastis. Puncaknya memasuki tahun baru Imlek kemarin, di mana dari 110 kamar yang terisi hanya sekitar 20 kamar saja.

“Hunian kamar sepi, hari-hari hanya 20 kamar saja. Ya kalau dilihat dari situ saja sudah jelas tidak nutup biaya operasional hotel,” sebut pria berpostur gempal itu.

Kata dia, pemegang saham hotel sebenarnya bernama Robert Chan, sedangkan penanggung jawabnya bernama Jerry Wang. Keduanya merupakan warga negara Taiwan.

Lanjut kata dia, untuk manajemen Formosa memang menguasai aset-aset hotel. Namun untuk gedung sendiri mereka berstatus sebagai penyewa.

“Jadi aset-aset masih kami jaga, nilainya milyaran rupiah. Nah kalau dibilang bos kabur itu kita tidak berani sebut, karena memang aset masih ada semua,” katanya sembari mengaku sudah bekerja di sana selama belasan tahun.

Ia katakan, kelangsungan operasi hotel ini kabarnya masih diupayakan oleh pihak manajemen. Namun ia belum tahu pasti apakah ada pemilik lain yang mengambil alih hotel atau tetap masih dibawah pemilik yang lama.

“Status PHK belum ada, kami hanya diperintahkan untuk berhenti beroperasi. Harapannya ya persoalan ini cepat selesai dan kami mendapat kepastian apakah tetap bekerja atau dirumahkan,” kata dia.

Persoalan ini sendiri untuk berjaga-jaga sudah dilaporkan oleh serikat ke Dinas Tenaga Kerja Kota Batam. Dan pada Sabtu (22/02) seluruh gaji karyawan per bulan Februari sudah dibayarkan.

“Kalau untuk gaji sudah dibayarkan tadi, sedangkan untuk pesangon dan lain-lain kami masih menunggu keputusan resmi dari manajemen,” pungkasnya.

(Elang)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

6 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

10 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

11 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

12 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

12 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

12 jam ago

This website uses cookies.