Categories: DAERAH

Ini Pesan Wali Kota Payakumbuh dalam Peringatan Tragedi Situjuah Batua ke-70

PAYAKUMBUH – Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi menghadiri peringatan peristiwa berdarah Situjuah Batua ke-70 yang dipusatkan di Lapangan Chatib Sulaiman, Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuh Limo Nagari, Selasa(15/1/2019).

Riza menilai perjuangan para pahlawan untuk mewujudkan kemerdekaan RI belum usai. Hari ini masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus di tuntaskan sebagai warga negara Indonesia yang baik.

PR yang dimaksud Riza tidak lain kebutuhan hak masyarakat untuk mendapatkan ekonomi, pendidikan, bahan pangan dan kesehatan yang wajar. Karena itulah perlu bagi Wali Kota untuk mengajak seluruh masyarakat untuk lebih aktif bekerja sama dengan Pemko Payakumbuh untuk memenuhi hak-hak yang harus didapatnya.

“Masih banyak hal yang harus diperbuat untuk mendapatkan hak kemerdekaan yang hakiki. Marilah kita bersama-sama bekerja sama untuk mendapatkan hal tersebut. Perjuangan para pahlawan belum usai. Sebagai generasi yang hidup hari ini, kitalah para pejuangnya sekarang,” kata Riza.

Riza menuturkan jika perjuangan dulu dengan Senjata dan diplomasi. Hari ini dengan kecerdasan dan IT.

“Dulu dengan Senjata dan Diplomasi para pejuang melawan penjajah Belanda. Sekarang kita berjuang dengan kecerdasan dan IT dari kebodohan dan kemalasan,” katanya.

Dalam peringatan upacara peristiwa tragedi Situjuah Batua ini, Wali Kota Payakumbuh hadir sebagai tamu VIP.

Selama upacara berlangsung, beberapa kali Wali Kota tampak berbincang dengan inspektur Upacara yang langsung diambil oleh kepala staf kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Wakil Menteri Archandra Tahar sebagai tamu khusus.

Selain kedua tokoh nasional ini, hadir juga tokoh Sumatera Barat seperti Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal dan jajarannya. Termasuk para Bupati dan Wali Kota se-Sumbar.

Usai upacara, para tamu mengunjungi makam sembilan tokoh pejuang yang gugur dalam tragedi Situjuah Batua ke Lurah Kincia. Disini, Moeldoko bertindak sebagai pemimpin upacara tabur bunga untuk mengenang jasa para pahlawan.

 

 

 

Penulis : Rio

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

6 menit ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

3 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

5 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

6 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

6 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

7 jam ago

This website uses cookies.