Categories: KEPRI

Isdianto Perintahkan Kadis PU Kepri Normalisasi Kanal di Tanjungsengkuang Batam


BATAM – Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto langsung memberikan solusi saat meninjau kawasan Tanjungsengkuang, Batam. Kanal yang segera dinormalisasi perbaikan jalan dikoordinasi agar yang rusak segera diperbaiki.

“Insya Allah untuk kanal dalam empat hari ini sudah ada solusi. Pak Kadis PU (Abu Bakar) tolong disegerakan jalan keluarnya, sehingga aktivitas masyarakat semakin lancar,” kata Isdianto saat melakukan peninjauan di Kawasan Tanjungsengkuang, Batam, Selasa (21/7) petang.

Kanal yang terhubung dengan laut itu sudah sangat dangkal. Jika hujan, bisa menyebabkan banjir di kawasan tersebut. Termasuk sebagian Batuampar dan Bengkong.

Karena itu, masyarakat di Tanjungsengkuang berharap Isdianto segera memberi solusi terbaik. Seperti laporan tokoh masyarakat saat mendampingi Isdianto dalam kunjungan itu, jika kanal ini normal, banyak yang terselesaikan.

Misalnya, nelayan bisa merapat lebih dekat. Juga ketika air surut, mereka bisa juga keluar.

“Saya bantu solusinya. Untuk masyarakat semua harus cepat,” kata Isdianto.

Dalam kunjungan itu, selain bersama Kadis PU, hadir juga Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum, Kadis Pariwisata Buralimar, dan Tenaga Ahli Gubernur H Siadul Khudri.

Usai meninjau kanal, Isdianto yang melewati jalan yang sudah rusak langsung berhenti. Kepada Abu, Isdianto memerintahkan untuk dikoordinasikan penyelesaiannya. Sehingga aktivitas masyarakat semakin lancar. Termasuk menghindari kecelakaan lalu lintas.

Abu pun diperintahkan tinggal sebentar di lokasi untuk mengkoordinasikan semuanya. Termasuk penuntasan masalah kanal ini.

Kepada Gubernur, Abu berjanji empat hari lagi aktivitas normalisasi segera dimulai.(red)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bank Raya Dukung Generasi Muda Bangun Resiliensi Finansial di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan…

2 jam ago

BRI Finance Perluas Jangkauan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

Jakarta, 3 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) segara gencar menghadirkan program…

2 jam ago

Hari ini, kurasi kolaboratif utama Purana dan Puragraph x Anton Afganial hadir di jantung distrik finansial Jakarta. Kedua jenama ini menyelenggarakan Liveable Art Soirée eksklusif berkonsep tinggi di Lumine, Ashta District 8, yang dihadirkan khusus bagi masyarakat SCBD yang dinamis dan sadar akan gaya. Pameran terkurasi ini dirancang untuk masyarakat urban modern yang menghargai desain bersih tanpa kompromi. Acara ini menyoroti keindahan struktural yang tajam dari atasan monokrom hitam dan putih polos tanpa motif (patternless deconstructive tops) khas PURAGRAPH. Dengan lipatan struktural, garis asimetris, dan tirai monokrom arsitektural, jajaran busana ini menawarkan pendekatan intelektual yang tajam untuk pakaian kerja sehari-hari. Dipadukan dengan busana resort premium PURANA yang mengusung semangat “Livable Art,” koleksi ini menyajikan lemari pakaian serbaguna bagi para profesional metropolitan. “Lumine di Ashta District 8 merepresentasikan garda terdepan dari desain dan gaya hidup urban global,” ujar Nonita Respati, Founder & Chief Creative Officer Purana. “Kolaborasi kami dengan Anton adalah paduan sempurna untuk lingkungan ini, membuktikan bahwa busana dekonstruktif berkonsep tinggi dan potongan resort yang mengalir dapat menjadi sangat fungsional dan nyaman untuk kehidupan kota sehari-hari. Menyatukan coretan kuas ‘Abundance’ yang ekspresif ke dalam motif dasar orisinal kami menghadirkan kemewahan resort yang bergerak anggun.” “Nuansa arsitektural modern di Lumine sangat cocok dengan garis-garis struktural berani yang saya tuangkan dalam koleksi ini,” tambah seniman kolaborator Anton Afganial. “Ini adalah karya seni yang dibangun untuk kisi-kisi perkotaan. Ketiadaan motif pada atasan Puragraph memungkinkan garis-garis dekonstruktif mentah dari struktur saya serta palet warna yang dinamis dari statement patch menonjol dengan kekuatan yang luar biasa.” “Ashta adalah rumah alami bagi identitas struktural Puragraph,” jelas Maritza Putri, Lead Designer sekaligus representasi Puragraph. “Atasan dekonstruktif hitam dan putih polos kami dirancang khusus bagi para profesional SCBD yang menuntut gaya bersih, tanpa motif, namun sangat intelektual. Dengan menyulinkan karya seni Afganial menjadi selembar statement patch tunggal yang ditempatkan secara cermat, kami membiarkan kelas kreatif mengenakan energi mereka layaknya lencana kehormatan langka di atas siluet kontemporer yang terstruktur.” Para tamu yang menghadiri Liveable Art Soirée satu hari ini akan menikmati konsultasi penataan gaya terkurasi, akses prioritas untuk potongan edisi terbatas, serta pilihan kemasan yang disesuaikan secara eksklusif. Supported by: YATS Colony · EVERNAILS · Four Pillars · Cha Co. Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Hari ini, kurasi kolaboratif utama Purana dan Puragraph x Anton Afganial hadir di jantung distrik finansial Jakarta.…

2 jam ago

BP Tapera Telah Menyelesaikan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Temuan BPK RI Terkait Ketidaktepatan Sasaran pada Pemeriksaan Tahun 2025

Jakarta, 6 Juli 2026 – Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) BPK di atas 90%…

3 jam ago

Bank Raya Dorong Talenta Muda Lebih Resilien dengan Optimalisasi Bank Digital di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan…

7 jam ago

Unitree G1: Robot Humanoid untuk Riset AI dan Pengembangan Robotika

Riset embodied AI dan pengembangan algoritma robotika membutuhkan platform fisik yang bisa menguji kontrol gerak,…

8 jam ago

This website uses cookies.