Categories: BATAMPEMKO BATAM

Jefridin Ingatkan Calon Kepsek di Batam Pahami Tupoksi

BATAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengingatkan calon kapala sekolah (kepsek) di Batam memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Hal itu dinilai penting demi memajukan suatu organisasi.

“Secara administrasi (calon Kepsek) sudah bisa menjadi kepala sekolah. Tapi, perlu kemampuan manajerial bagaimana memimpin satu organisasi dan tahu tupoksinya,” ujar Jefridin mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat membuka Diklat Calon Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Batam di Golden View Hotel, Bengkong, Senin (27/9/2021).

Di hadapan peserta Diklat, Jefridin menyampaikan sejumlah tupoksi sebagai ASN, hingga sebagai pendidik. Ia menekankan, pemahaman terjadap tupoksi itu juga sebagai petunjuk untuk mencapai tujuan suatu organisasi.

Ia berpesan, sebagai calon kepsek yang merupakan ASN, harus memahami tugas sebagai ASN seperti pelaksana kebijakan publik, melaksanakan pelayanan publik, dan sebagai perekat kesatuan dan persatuan bangsa. Selain itu, harus memahami tupoksi sesuai Undang-undang pendidikan dan Undang-undang Otonomi Daerah.

“Kita juga harus tahu sekarang TK, SD, dan SMP kewenangan kabupaten dan kota. Sementara SMA/SMK merupakan kewenangan provinsi. Tapi bukan berarti kita jalan masing-masing, tapi harus berkolaborasi,” ujarnya.

Ia juga berharap, calon Kepsek yang mengikuti Diklat tersebut dapat memegang amanah dengan memiliki kemampuan memimpin dengan baik. Selain itu, pemahaman tentang aturan-aturan juga perlu dimiliki agar program yang dijalankan ke depan tidak menabrak hukum.

“Harus tahu juga program penerintah salah satunya percepatan transformasi digitalisasi dan mampu berkolaborasi dengan orang tua anak hingga tokoh masyarakat setempat untuk memajukan sekolah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, menyampaikan, kegiatan bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam 2021 itu bekerja sama dengan LPMP Kepri.

“Semua pesertanya merupakan calon kepala sekolah yang belum menjabat yang bertujuan meningkatkan kompetensi kepala sekolah, manarejial, dan sebagainya,” ujarnya.

Adapun total peserta sebanyak 48 orang dari total pendaftar 118 orang. Dari 118 orang itu sebelumnya hanya 80 yang lolos administrasi, kemudian setelah mengikuti tes subtansi, ditetapkan 48 orang peserta yang merupakan calon kepsek TK, SD, dan SMP.

“Untuk calon kepsek TK sebanyak 2 orang, SD sebanyak 29 otang, dan SMP sebanyak 17 orang,” katanya./Humas Pemko Batam

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

2 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

4 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

5 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

6 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

6 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

18 jam ago

This website uses cookies.