BATAM – Jenazah Chief Officer Tugboat ASL Pelican, ED (33) yang ditikam oleh rekannya sendiri berinisial, FP (30) pada Sabtu (1/8/2020) lalu direncakan besok akan dipulangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan.
Hal ini diungkapkan oleh paman korban, Syamsul Ariadi ketika dijumpai oleh swarakepri di RS. Bhayangkara Polda Kepri, Senin (3/8/2020) siang.
“Insya Allah besok jenazah sudah bisa dipulangkan ke kampung halamannya di Sulawesi Selatan (Sulsel) sana,” ujarnya.
Kata dia, saat ini dirinya berserta keluarga tengah menunggu hasil dari tes Swab jenazah korban.
“Sekarang kita sedang menunggu hasil Swab-nya, kalau sudah keluar hasilnya kemungkinan malam nanti akan langsung dilakukan otopsi pada jenazah korban,” jelasnya.
Ketika disinggung terkait kronologi kejadian yang menimpa keponakannya tersebut, Syamsul masih enggan berkomentar banyak.
Ia mengatakan, saat ini dirinya berserta keluarga tengah fokus untuk segera memulangkan jenazah korban. Sementara untuk kelanjutan kasus tersebut dirinya menyerahkan kepada pihak Kepolisian untuk menindak lanjuti.
“Saat ini fokus kami hanya bagaimana jenazah korban ini bisa segera dipulangkan saja ke kampung. Untuk kasusnya kita serahkan kepada kepolisian untuk mengusut tuntas,” pungkasnya.
(Shafix)
BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
This website uses cookies.