Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Presiden China Xi Jinping di Badung, Bali, 15 November 2022.(Setpres RI)
VOA – Presiden Joko Widodo pada hari Kamis (27/7) tiba di Chengdu, Ibu Kota Provinsi Sichuan, China Barat Daya, untuk menghadiri upacara pembukaan FISU World University Games, atau Universiade, edisi musim panas ke-31.
Jokowi, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dan delegasinya, disambut dengan meriah di Bandara Internasional Chengdu Tianfu.
Ini adalah kunjungan pertama Presiden Jokowi ke China sejak kunjungannya setahun sebelumnya.
Universiade akan dibuka pada hari Jumat dan akan berlangsung hingga 8 Agustus. Pertandingan tersebut akan menampilkan 269 acara di 18 cabang olahraga.
Lawatan Jokowi ke negeri Tirai Bambu ini juga untuk memenuhi undangan Presiden Xi Jinping. Kedua pemimpin negara dijadwalkan bertemu di Chengdu untuk membahas sejumlah agenda prioritas Indonesia-China.
Joko Widodo menyapa Presiden China Xi Jinping saat bertemu di Beijing, China, 26 Juli 2022. (Foto: via Reuters)
“Kunjungan (ke Chengdu) bertepatan dengan peringatan 10 tahun kemitraan strategis komprehensif Indonesia-China. China adalah investor dan mitra dagang utama Indonesia,” kata Jokowi di Jakarta sesaat sebelum penerbangannya.
“Presiden Xi Jinping dan saya akan membahas sejumlah masalah prioritas, termasuk investasi dan proyek strategis kami. Begitu juga dengan perdagangan, kesehatan, serta masalah regional dan global,” kata Jokowi.
Kunjungan Jokowi ke Chengdu juga akan diwarnai pertemuan dengan para petinggi perusahaan China, yakni mereka yang sudah atau sedang ingin berinvestasi di Indonesia.
“Terutama investasi hilirisasi industri, petrokimia, energi terbarukan, dan kesehatan,” kata Jokowi seraya menambahkan akan mendorong pembicaraan mengenai ekosistem kendaraan listrik (EV).
Mengomentari Laut China Selatan, Jokowi mengatakan: “Itu adalah topik yang selalu saya angkat dalam pertemuan saya dengan Presiden Jinping.”
Data pemerintah menunjukkan perdagangan Indonesia-China mencapai $133,7 miliar pada tahun 2022. Perdagangan bilateral mencapai $110 miliar pada tahun sebelumnya.
China menginvestasikan $8,2 miliar tahun lalu, menjadikannya investor asing terbesar kedua di Indonesia setelah Singapura. Investasi Beijing di Indonesia selama enam bulan pertama tahun 2023 berjumlah $3,8 miliar./VOA
BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
This website uses cookies.