Categories: BATAMHUKUM

JPU Gagal Hadirkan Saksi, Hakim Tunda Sidang Kasus Penggelapan PT DDE

BATAM – Sidang perkara penggelapan PT Delapan Daya Energi (DDE) sebesar Rp1,2 miliar terkait bisnis bijih nikel di Desa Waturampa, Kecamatan Trobulu, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara dengan terdakwa Ineke Kartika Dewi dan David MH Lumban Gaol terpaksa ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam karena Jaksa Penuntut Umum(JPU) gagal menghadirkan para saksi pada persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis 20 Juni 2024.

“Mohon izin majelis, untuk saksi belum bisa kita hadirkan karena saksi berhalangan hadir pada hari ini,” kata Karya So Immanuel Gort (JPU) di muka persidangan.

Mendengar pernyataan dari JPU, ketua majelis hakim Tiwik menanyakan kembali kepada Jaksa kira-kira kapan bisa dihadirkan saksi-saksi yang dapat memberikan keterangan pada perkara ini? “Kami minta waktu sampai hari Senin (24/6), majelis,” jawab JPU.

Permintaan waktu dari JPU hingga hari Senin (24/6) ini mendapat keberatan dari penasehat hukum terdakwa, Ineke Kartika Dewi. Pihaknya meminta apakah sidang selanjutnya dapat diagendakan pada hari Kamis (27/6).

“Mohon izin majelis, hari Senin (24/6) kami ada sidang lain di Jakarta. Apakah bisa diganti ke hari Kamis (27/6),” kata Sucipto S.H. M.Hum. dan DR Susilo S.H. M.H. selaku tim penasehat hukum terdakwa Ineke Kartika Dewi.

Karena terdapat perbedaan pandangan dari Jaksa dan penasehat hukum terdakwa, Ketua majelis hakim, Tiwik akhirnya memutuskan bahwa sidang selanjutnya dengan agenda pemeriksaan saksi di jadwalkan pada hari Rabu (26/6).

“Kita ambil tengahnya saja ya, sidang kita jadwalkan di hari Rabu (26/6). Mohon kepada Penuntut Umum untuk dapat memastikan saksi bisa hadir di persidangan. Selanjutnya, saya juga minta sidang kita gelar pagi ya agar tidak bertumpuk dengan sidang-sidang perkara yang lain,” kata Tiwik didampingi Douglas R.P. Napitupulu dan Andi Bayu Mandala Putra Sadly sebagai Hakim Anggota.

Mendengar permintaan dari majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum dan penasehat hukum terdakwa secara serempak menjawab, “Baik, majelis,” di jawab secara bergantian.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

1 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

3 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

4 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

4 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

5 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

16 jam ago

This website uses cookies.