Categories: BISNIS

JSC Positive Technologies Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Teknologi Indonesia – Rusia

Setelah sukses menyelenggarakan Positive Hack Camp 2025 di Moskow, dimana Indonesia mengirimkan peserta terbanyak dari 25 negara yang hadir, JSC Positive Technologies kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi teknologi digital dan pendidikan antara Indonesia dan Rusia. Komitmen ini ditandai dengan kunjungan ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, pada Jumat (10/10), dengan salah satu agenda pembahasan tindak lanjut pembentukan Forum Rektor Indonesia–Rusia (Surabaya, 10 Oktober 2025).

Forum ini akan menjadi wadah strategis bagi perguruan tinggi kedua negara dalam menjalin kerja sama akademik yang berkelanjutan, meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen, program riset bersama, beasiswa pendidikan, serta pengakuan gelar akademik.

Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari hasil kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Rusia pada Juni 2025, di mana kedua negara menandatangani empat dokumen kerja sama penting yang mencakup bidang pendidikan, investasi, transportasi, dan riset teknologi. Salah satu poin utama dalam kerja sama tersebut adalah penguatan hubungan antaruniversitas dan lembaga pendidikan tinggi.

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang membangun ekosistem pengetahuan yang saling melengkapi antara Indonesia dan Rusia,” ujar perwakilan JSC Positive Technologies saat pertemuan di ITS. “Melalui forum rektor ini, kami ingin memastikan pertukaran keilmuan dan riset dapat berlangsung secara berkelanjutan.”

Selain membahas rencana teknis pembentukan forum, pertemuan tersebut juga membuka peluang bagi ITS untuk menjadi tuan rumah berbagai program pelatihan dan kompetisi cybersecurity internasional bersama Positive Technologies. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas kontribusi Indonesia dalam pengembangan talenta digital global.

Rektor ITS menyampaikan apresiasinya terhadap upaya kolaboratif tersebut.

“Kami menyambut baik langkah konkret ini sebagai wujud nyata diplomasi pendidikan dan teknologi. Forum Rektor Indonesia–Rusia akan menjadi tonggak baru kerja sama akademik dan riset yang berdampak bagi kedua negara,” ungkapnya.

Melalui pembentukan Forum Rektor Indonesia–Rusia, kerja sama ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak program pendidikan, penelitian, dan inovasi digital yang selaras dengan visi kedua negara dalam membangun ketahanan teknologi dan sumber daya manusia unggul.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…

6 jam ago

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

8 jam ago

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

11 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

11 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

11 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

11 jam ago

This website uses cookies.