LINGGA – Dalam kegiatan monitoring dan supervisi program belajar di rumah oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, ditemukan tingkat kepatuhan guru serta kepala sekolah sangat tinggi yakni mencapai 90%.
Hal itu diakui Kepala Dinas Pendidikan Lingga, Junaidi Adjam, usai kegiatan penyemprotan disenfektan kepada 198 sekolah selama 4 hari.
“Kita lakukan monitoring keberadaan kepala sekolah dan guru sebagai tindak lanjut surat Edaran Menpan-RB, tentang larangan ASN melakukan mudik lebaran. Alhamdullilah ditemukan tingkat kepatuhan guru-guru diatas 90 %,” kata Junaidi, Kamis(14/05/20).
Dalam beberapa hari ini kata Junaidi, Tim Tanggap Covid-19 Dinas Pendidikan Lingga, bersama 7 Korwil dan para kepala sekolah melakukan penyemprotan disenfektan kepada 198 sekolah. Selain itu juga masing-masing sekolah mendapat bantuan berupa masker, hand sanitizer, sabun cuci tangan, SOS/karbol, pemutih pakaian dan cairan pembersih lantai.
“Hal ini dilakukan sebagai upaya Sterilisasi lingkungan sekolah dari dampak Covin-19,” tutupnya.
(Ruslan)
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…
Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
This website uses cookies.