Categories: BISNIS

KAI Daop 4 Semarang Gelar Edukasi Keselamatan di Stasiun Cepu

KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen mendukung edukasi transportasi publik kepada masyarakat sejak usia dini. Salah satu wujud komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan edukatif dari siswa-siswi TK Mutiara Insan Cepu yang berlangsung di Stasiun Cepu pada Rabu (7/1).

Kunjungan ini diikuti oleh 75 siswa, didampingi oleh 9 guru, 35 wali murid, serta pembimbing. Rombongan disambut langsung oleh jajaran Stasiun Cepu.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut KAI mengenalkan dunia kereta api dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, agar mudah dipahami oleh anak-anak usia dini.

“Kami ingin anak-anak mengenal kereta api sejak dini, mulai dari apa itu kereta api, bagaimana cara naik kereta dengan tertib, hingga pentingnya menjaga keselamatan. Semuanya kami sampaikan dengan bahasa yang ringan dan menyenangkan, sehingga anak-anak bisa belajar sambil bermain,” kata Luqman.

Luqman melanjutkan dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan kereta api sebagai salah satu moda transportasi umum yang digunakan oleh banyak orang. Anak-anak juga dikenalkan dengan lingkungan stasiun, fungsi dasar stasiun, serta peran petugas kereta api dalam melayani dan menjaga keselamatan perjalanan.

Selain pengenalan kereta api, KAI Daop 4 Semarang juga memberikan edukasi terkait keselamatan dan keamanan perkeretaapian. Materi yang disampaikan antara lain pentingnya tertib saat berada di stasiun, tidak bermain di sekitar jalur rel, serta berhati-hati dan mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang kereta api, baik yang dijaga maupun tidak dijaga.

Edukasi tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga kepada guru dan orang tua yang mendampingi. Pada kesempatan tersebut, KAI menyampaikan informasi mengenai layanan kereta api, termasuk kemudahan pemesanan tiket rombongan serta pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access, Contact Center 121, dan kanal penjualan resmi lainnya yang bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Luqman menambahkan bahwa kegiatan edukasi ini juga menjadi sarana untuk menanamkan budaya keselamatan kepada anak-anak sejak usia dini.

“Kami berharap dari kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya senang berkunjung ke stasiun, tetapi juga mulai memahami mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kereta api. Harapannya, kebiasaan baik ini bisa terus terbawa hingga mereka dewasa,” ujar Luqman.

Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, KAI Daop 4 Semarang berharap dapat menanamkan pemahaman dan kesadaran tentang keselamatan sejak usia dini, sekaligus mengenalkan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi masyarakat.

KAI Daop 4 Semarang akan terus mendukung kegiatan edukasi dan kolaborasi dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan dan tertib berlalu lintas di lingkungan perkeretaapian.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Polisi Bantu Imigrasi Ungkap Kasus Scam Trading Libatkan 210 WNA di Apartemen Batam

BATAM - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau(Kapolda Kepri), Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan bahwa tim…

7 jam ago

Imigrasi Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scammer Trading di Apartemen Batam

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…

12 jam ago

Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas

Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…

14 jam ago

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

1 hari ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

1 hari ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

2 hari ago

This website uses cookies.