PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kelancaran pasokan energi nasional menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui pengoperasian kereta api barang, yang mayoritas mengangkut komoditas batu bara. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan energi dalam negeri, khususnya bagi pembangkit listrik di wilayah Jawa dan Bali sebagai pusat konsumsi energi nasional.
Kepala PT KAI (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, menyampaikan bahwa Divre IV memiliki peran strategis sebagai simpul logistik dalam rantai pasok energi nasional. Oleh karena itu, selama masa Angkutan Nataru, operasional KA barang tetap berjalan optimal tanpa henti.
“Untuk memastikan pasokan energi dalam negeri tidak terhenti, PT KAI (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang tidak libur. Kami tetap mengoperasikan kereta api barang secara penuh guna mendukung kebutuhan energi nasional,” ujar Ramdany.
Ia menjelaskan bahwa pada periode 18 Desember hingga 30 Desember, KAI Divre IV Tanjungkarang menyiapkan 314 perjalanan kereta api barang yang didominasi oleh angkutan batu bara. Total volume batu bara yang diangkut pada periode tersebut mencapai 962.865 ton, yang selanjutnya disalurkan ke berbagai pembangkit listrik.
“Sebagian besar perjalanan KA barang di Divre IV merupakan angkutan batu bara. Memasuki Nataru 2025/2026, kami meningkatkan kesiapan operasional guna menjaga kontinuitas suplai bahan bakar bagi pembangkit listrik, seiring meningkatnya kebutuhan energi selama periode libur panjang,” tambah Ramdany.
Penugasan perjalanan KA barang tersebut disiapkan untuk memastikan kelancaran distribusi logistik strategis nasional, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat yang meningkat selama masa libur Natal dan Tahun Baru. KAI Divre IV Tanjungkarang melakukan penguatan pada aspek operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia agar seluruh perjalanan KA barang dapat berjalan aman, tepat waktu, dan andal.
Ramdany menegaskan bahwa capaian kinerja angkutan batu bara pada Nataru 2024/2025 menjadi pijakan penting bagi peningkatan layanan pada Nataru 2025/2026. Hal ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan KAI dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional sekaligus memastikan layanan transportasi kereta api tetap berjalan lancar.
“KAI berkomitmen untuk terus menjadi tulang punggung logistik nasional. Dengan operasional yang andal dan konsisten, kami memastikan pasokan energi tetap terjaga demi mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian nasional,” tutup Ramdany.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III…
Jakarta, Januari 2026 - Aset kripto nomor satu di dunia, Bitcoin, akhirnya menunjukkan pergerakan positif yang…
Di tengah upaya pemerintah memperkuat sistem logistik nasional, Stasiun Belawan mengukuhkan posisinya sebagai titik krusial…
Jakarta, 12 Januari 2026 — Tokocrypto memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau…
PT Railink mencatat pertumbuhan signifikan jumlah penumpang sepanjang tahun 2025. Total penumpang KAI Bandara di…
Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan pelayanan alih daya yang professional dan memiliki standar operasional yang…
This website uses cookies.