BATAM – Kapal Roro(roll-on/roll of) bernama KMP Senangin yang sedang berlayar menuju Telaga Punggur, Batam kandas di selatan Perairan Pulau Ngenang dekat Pulau Mencaras Melintang Pulau Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, pada Senin 2 Januari 2023) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapal KMP Senangin tersebut berangkat dari Pelabuhan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga menuju Telaga Punggur Batam. Saat peristiwa itu terjadi, KMP Senangin tengah membawa 90 orang penumpang dan sejumlah kendaraan bermotor.
Kasi Kesyahbandaran UPP Kelas I Tanjung Uban, Muqorobin ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, sekitar pukul 24.00 WIB, kapal tersebut berhasil dievakuasi oleh unsur SAR gabungan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Tanjung Uban, KPLP Tanjung Uban, KanSAR Tanjung Pinang, ASDP Tanjung Uban dan KN SAR Purworejo yang berpatroli di sekitar lokasi.
“Jadi saya menerima informasi dari ASDP Tanjung Uban itu sekitar pukul 21.10 WIB bahwa KMP Senangin itu kandas, kemudian kami berkoordinasi dengan kapal Tugboat Pertamina yang berada dekat dengan lokasi kejadian. Selanjutnya dilakukan evakuasi, sekitar pukul 24.00 WIB KMP Senangin berhasil dievakuasi,” ujarnya kepada SwaraKepri, pada, Selasa 3 Januari 2023.
Kata dia, proses evakuasi KMP Senangin ini memakan waktu sekitar 30 menit, pengerjaan mulai dari pukul 23.30 WIB. Setelah berhasil dievakuasi KMP Senangin melanjutkan perjalanannya menuju pelabuhan Telaga Punggur dan bersandar di pelabuhan tersebut sekitar pukul 00.35 WIB Selasa 3 Januari 2023.
“Jadi insiden ini tidak ada korban jiwa untuk penyebab kapal kandas dikarenakan menghindari nelayan dan jaring nelayan,” jelasnya.
Muqorobin juga menyebutkan dari 90 orang penumpang tersebut terdiri dari penumpang dewasa 70 orang, penumpang anak-anak 20 anak. Sementara untuk kendaraan Golongan II berjumlah 4 unit, Golongan IV A berjumlah 2 unit, dan Golongan V B berjumlah 1 unit.
“Untuk unit kapal yang melakukan evakuasi yakni dari Kapal TB. Madelin Patner, KN Purworejo SAR, dan KN 547 KPLP,” bebernya.
Insiden kandasnya kapal KMP Senangin ini juga dibenarkan oleh Kantor SAR Tanjung Pinang melalui Humas KanSAR Tanjung Pinang, Ardila saat dikonfirmasi pada Selasa 3 Januari 2023.
“Kapal tersebut benar kandas semalam, tapi kami dari BASARNAS sifatnya pemantauan saja karena kemarin dari pihak Kapten kapal nya memang awalnya menolak penumpang untuk dievakuasi. Karena posisinya kapten ingin mengusahakan agar kapal bisa lepas dari kandas,” jelasnya./Shafix
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung distribusi barang nasional. Melalui…
Sajiva Residence menyampaikan apresiasi kepada PLN UP3 Gunung Putri (Cileungsi) dan PLN ULP Citeureup atas dukungan…
Pasar aset digital dan pasar keuangan global memasuki periode volatilitas yang lebih tinggi pada pekan…
Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan…
Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…
Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…
This website uses cookies.