BATAM – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian membeberkan modus pungutan liar(pungli) oknum petugas PT. ASDP Indonesia Ferry Punggur, Batam yang berhasil diungkap tim siber pungli Polresta Barelang, Rabu(19/4) kemarin.
“Modusnya adalah menaikkan golongan kendaraan dan tidak melaporkan jumlah kendaraan secara keseluruhan,” ungkap Kapolda kepada sejumlah wartawan, Kamis (20/4) di Polresta Barelang.
Ia mengatakan, hal tersebut diketahui dari data manifest kapal roro KMP Lome tujuan Tanjung Balai Karimun dan laporan produksi dan pendapatan tiket terpadu yang terjual pada tanggal 12 April 2017 dan 17 April 2017.
“Mobil golongan 5 seperti Lori misalnya, dinaikkan menjadi golongan 6, kalau (tiket) golongan 5 biayanya 1,5 juta (rupiah), kalau golongan 6 (biayanya) 2,5 juta (rupiah),” terangnya.
Dalam operasi tangkap tangan(OTT) tersebut, Polisi berhasil mengamankan dua orang pegawai aktif PT ASDP Indonesia Ferry berinisial FRN dan DA.
Barang Bukti Uang yang diamankan dalam kasus pungli oknum petugas ASDP Punggur (Foto : Siska)
Barang bukti yang disita diantaranya uang senilai Rp 4,8 Juta dan Rp 3,3 juta, manifest kapal roro KMP Lome tujuan Tanjung Balai Karimun tertanggal 12 April 2017, 17 April 2017 dan 19 April 2017.
Selain itu, Polisi juga mengamankan laporan produksi dan pendapatan tiket terpadu terjual per 12 April 2017 dan 17 April 2017 serta brankas dengan uang senilai Rp 37 juta. Tak hanya itu, Polisi juga menyita uang pendapatan tanggal 19 April 2017 sebesar Rp 19,8 Juta
“Hasil wawancara, kedua tersangka mengaku ada aliran (kepada atasan),” ujar Kapolda
Kata Sam, Polisi akan melakukan pendalaman dan mencari bukti untuk mengetahui hal tersebut.
Penulis : Siska
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Lytopictures mengumumkan proyek film drama original pertama yang akan segera memulai proses shooting bulan ini…
Bank Raya bank digital BRI Group kembali meraih penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026…
PT Railink sebagai operator kereta bandara KAI Bandara mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu taat dan…
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional…
Kalau kita bicara soal rangka atap bangunan, mayoritas pemilik proyek cenderung fokus pada satu variabel…
Dengan dinamika biaya kepemilikan yang terus berubah, terutama pada kendaraan listrik yang masih berada dalam…
This website uses cookies.