BATAM-Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo yang hadir saat aksi damai yang digelar Perkumpulan mahasiswa Batam di bundaran BP Batam menyampaikan bahwa pihaknya mendukung kegiatan yang di lakukan oleh mahasiswa tersebut.
“Mari kita bangun solidaritas, kebersamaan, dan jauhi provokasi, sehingga kita bisa jadikan Batam menjadi tempat yang aman dan nyaman,” ujarnya di lokasi pada Rabu (4/9/2019).
“Kita semua masyarakat Batam, prihatin dengan apa yang terjadi di Papua. Kita berharap kejadian serupa tidak terjadi di wilayah kita,” lanjut Prasetyo.
Ia menambahkan, dirinya dan juga semua berharap dari dulu, sekarang, hingga nanti bahwa Papua tetaplah Indonesia, dan Indonesia tetaplah Papua.
“Saya pribadi dan satuan mendukung kegiatan adik-adik sekalian pada hari ini, dan semoga apa yang kita sampaikan dapat terwujud,” pungkasnya.
Usai menyampaikan dukungannya, Prasetyo membubuhkan tanda tangannya di atas spanduk putih berupa dukungan terhadap Papua yang kemudian diikuti oleh seluruh masa aksi yang hadir. Setelah itu Prasetyo melakukan foto bersama dengan mahasiswa di lokasi.
Perkumpulan mahasiswa Batam yang terdiri dari beberapa kampus di Batam menggelar aksi di Bundran BP Batam. Aksi tersebut dilaksanakan dalam rangka menyampaikan aspirasi atas peristiwa yang terjadi di Papua beberapa waktu lalu.
Penulis: Ivan
Editor: Rumbo
Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan…
Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…
Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…
Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi…
Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan banyak organisasi masih…
Polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali menjadi perhatian…
This website uses cookies.