Categories: BATAM

Kapolresta Barelang Turun Ke Lokasi Penyekapan di Seraya

BATAM – Kapolresta Barelang AKBP Hengki turun ke lokasi penyekapan di RT 02/03, Kelurahan Kampung Seraya, Batu Ampar Batam, Kamis(6/4) sore. Peristiwa penyekapan anak ini terjadi akibat keributan rumah tangga pasangan suami-istri berwarga negara Singapura-Indonesia, Kamarulzaman dan Neneng.

Keributan rumah tangga tersebut menyedot perhatian warga sekitar, pasalnya jalanan menuju rumah pasangan suami-istri tersebut dipasang garis polisi sehingga masyarakat tidak bisa mendekat.

Selain aparat Kepolisian, RT/RW, Lurah dan Tim psikologi dari Polda Kepri ikut didatangkan karena problem pertengkaran suami-istri ini sangat dramatis karena anak angkat pasangan suami-istri yang masih berusia 8 tahun dijadikan sandra oleh sang suami.

Ketua RT 01 RW 03 Seraya Batu Ampar, Zulkifli mengatakan, sekitar pukul 09.00 WIB pagi, keluarga perempuan melapor kepada ketua RT untuk melerai pertengkaran, namun niat baik tersebut ditolak oleh sang suami.

Menghindari hal-hal yang tak diinginkan, karena keributan yang mengarah anarkis, ketua RT dan keluarga perempuan sepakat untuk melaporkan ke aparat Kepolisian.

Tak berselang lama, aparat kepolisian langsung tiba di TKP untuk melakukan mediasi kepada keduanya.

Lokasi Penyekapan anak di Seraya (foto : Ika)

Informasi di lapangan, warga negara Singapura tersebut memiliki paspor dengan nama Kamarulzaman Bin Abdul Rahman tanggal lahir Singapura, 9 april 1969 dan tanggal dikeluarkan penerbitan paspor 03 maret 2005 serta tanggal kedaluarsa 03 maret 2006 yang lalu.

Sementara sang istri bernama Neneng diketahui berasal dari Medan dan sudah berumah tangga sejak tahun 2005 dan menikah di Singapura. Mereka belum dikaruniai anak kandung dan sudah tinggal di Seraya selama 2 tahun.

Sampai azan Magrib tiba, mediasi belum juga usai, dan tidak nampak ada tanda tanda persoalan segera selesai.

Disekitar Lokasi Dipasang Garis Polisi (foto : Ika)

 

Penulis : Ika

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Argumen Penutup Bowie Yoenathan di Sidang Kasus Lahan Pulau Rempang

BATAM - Mantan Direktur PT.Agrilindo Estate, Bowie Yoenathan menyampaikan argumen penutup atau closing statement pada…

5 jam ago

Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park, Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem

Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan…

5 jam ago

Artificial intelligent summit –Indonesia 2026: 16th JULY 2026 AYANA Midplaza Jakarta, Indonesia

Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin dalam bidang Kecerdasan Buatan. Pada 16 Juli…

5 jam ago

Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap

Bekerja sebagai freelancer menawarkan fleksibilitas, tetapi penghasilannya sering kali tidak tetap. Karena itu, cara mengatur…

5 jam ago

Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

MIND ID Grup memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertambangan dengan memanfaatkan lebih dari 1…

6 jam ago

ONESIA Gelar Rangkaian Kegiatan Sosial, Kenalkan AI kepada Anak-anak hingga Dukung Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80

ONESIA menggelar rangkaian kegiatan sosial pada akhir Juni 2026 melalui dua agenda yang berfokus pada…

6 jam ago

This website uses cookies.