Categories: BATAM

Kapten Hasiholan dan Leo Chandra Ajukan Kasasi di Kasus 1,9 Ton Sabu Kapal Sea Dragon

BATAM – Kapten Hasiholan Samosir dan Anak Buah Kapal(ABK) Leo Chandra resmi mengajukan kasasi ke Pengadilan Negeri Batam usai hukumannya dikuatkan di tingkat banding Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau dalam kasus 1,9 Ton sabu Kapal Tanker MT Sea Dragon. Kasasi didaftarkan pada Senin 18 Mei 2026.

Kuasa Hukum Hasiholan dan Leo Chandra dari MNL Law Firm, Benhauser Manik menilai bahwa putusan banding Pengadilan Tinggi belum berhasil memutuskan perkara tersebut dengan cermat.

“Di putusan Pengadilan Negeri Batam, Hasiholan dan Leo adalah perantara, namun ditingkat banding terjadi perbedaan kepada Hasiholan dan Leo yakni menjadi penerima. Ini menjadi kontra, oleh karena itu kami melakukan kasasi. Melihat dari sisi kemanusiaan dan keadilan, kami harus melakukan upaya kasasi. Dan hari ini(senin) kami sudah mendaftarkan kasasi di Pengadilan Negeri Batam,”ujarnya kepada SwaraKepri, Senin 18 Mei 2026.

Menurut dia, putusan Pengadilan Tinggi belum cermat karena di dalam memori banding disampaikan bahwa bahwa Hasiholan dan Leo Candra tidak mengetahui bahwa kargo Kapal Tanker MT Sea Dragon yang diangkut adalah narkotika.

“Itu menjadi bukti yang paling sahih, bahwa kru tidak mengetahui sampai kepada BNN melakukan pemeriksaan di Tanjunguncang,”ujarnya.

Benhauser juga menyoroti soal aktor intelektual dalam kasus ini yang belum belum didapatkan yakni Mr Tan alias Jacky Tan alias .Chanchai alias Captain Tui alias Tan Zen dan masih Daftar Pencarian Orang(DPO).

“Dari keterangan nahkoda, Jacky Tan yang memberkan perintah kepada Weerapat untuk memberikan lintang bujur, jadi nahkoda ini hanya sebagai pelaksana tugas. Bukan serta merta karena sudah didapatkan hamper dua ton muatan diatas kapal Sea Dragon sehingga persoalan ini menjadi dilimpahkan kepada nahkoda dan kawan-kawan,”tegasnya.

@swarakepritv Jeritan Hati Isteri Kapten Kapal Sea Dragon Usai Pembacaan Vonis di PN Batam Sondang Siallagan, isteri Kapten Hasiholan Samosir meluapkan jeritanya hatinya usai mendengarkan vonis penjara seumur hidup terhadap suaminya di kasus sabu 1,9 ton pada persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Senin 9 Maret 2026. #batam ♬ suara asli – SwaraKepriTV

“Dalam penegakan hukum tidak seperti itu, mens rea disini belum terpenuhi secara faktanya. Aktor intektelektualnya belum didapatkan, nahkoda tidak tahu bahwa muatannya narkoba, terkecuali setelah ada pemeriksaan dari BNN,”lanjut Benhauser.

Kuasa Hukum Optimis di Kasasi

Ia mengatakan bahwa pihaknya sangat optimis melanjutkan kasus ini ke tingkat kasasi Mahkamah Agung.

“Kenapa kita sangat optimis untuk terus melanjutkan ini ke tingkat kasasi? kami masih mencari rangkaian yang belum bisa dibuktikan oleh Majelis Hakim secara utuh,”tegasnya.

Menurut dia, dalam menjatuhkan putusan bukan hanya berdasarkan keyakinan Hakim, namun harus berdasarkan fakta.

“Dalam fakta persidangan, pada pledoi nahkoda mengaku tidak mengetahui muatan tersebut, yang dia ketahui adalah emas dan uang yang juga diterangkan dalam BAP. Ini diabaikan oleh Hakim, jadi cukup disayangkan. Kami melihat ini patut untuk digali lagi untuk memastikan bahwa mereka adalah korban,”jelasnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Bawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

Hisense, merek peralatan elektronik dan rumah tangga terkemuka di dunia, serta sponsor resmi FIFA World…

58 menit ago

Solusi Gadai BPKB Mobil Aman dan Mudah Bersama Tunai.co.id

Tunai.co.id menghadirkan layanan pinjaman gadai BPKB mobil bagi masyarakat yang membutuhkan dana tunai cepat tanpa…

2 jam ago

Wawako Padang Motivasi Pensiunan Tetap Produktif via Program Bank Mantap

Program yang digelar Bank Mandiri Taspen di Padang dimanfaatkan sebagai wadah untuk mendorong para pensiunan…

3 jam ago

Perkuat IKM Lokal, PalmCo Dorong Pandai Besi Jadi Pemasok Industri

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat pemberdayaan…

4 jam ago

Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

Jakarta, 16 Juli 2026 — Di tengah rutinitas yang semakin padat, banyak orang menghabiskan sebagian…

4 jam ago

Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Kamis (16/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan, meskipun volatilitas…

5 jam ago

This website uses cookies.