Categories: BATAM

Kasus Bangkai Kapal X-Press Pearl, Begini Tanggapan ASPEL B3 Indonesia

BATAM – Ketua Asosiasi Pengusaha Limbah(Aspel) B3 Indonesia, Barani Sihite mengungkapkan bahwa salah satu bentuk manipulatif menghindari biaya disposal limbah B3 dapat terjadi dengan berbagai modus.

“Salah satunya dengan modus alat transportasi laut yaitu kapal kargo yang sudah tidak layak untuk pelayaran akan di scrap ( besi tua) di suatu lokasi galangan kapal,”ujarnya kepada SwaraKepri, pada Selasa 16 Mei 2023.

Ia juga menanggapi soal kasus bangkai kapal X-Press Pearl berbendera Singapura yang bersandar di lokasi galangan kapal PT Nexus Engineering Indonesia, Kabil, Nongsa, Batam.

Kata dia, merujuk pada penjelasan pihak Bea Cukai serta KSOP yang telah memberikan informasi kepada publik bahwa kronologi (Departure) masuknya kapal tersebut ke galangan kapal Nexus berawal dari terjadinya kebakaran kapal tersebut sebelum tiba (arrival) di tempat tujuan yaitu ke Kolombo.

Menurut Bea Cukai dengan analogi bahwa sebuah kapal yang akan berlabuh ke tujuannya melalui proses prosedur perizinan yang di ajukan oleh sebuah keagenan.

“Prosedur tersebut adalah keseluruhan kelengkapan dokumen kapal, jenis muatan kapal, dan tujuan kapal sandar. Semua isi prosedur tersebut akan terlihat di dokumen manifes kapal sebagai bukti dan data untuk aparat terkait seperti Bea Cukai serta Otoritas kepelabuhanan atau aparat terkait,”jelasnya.

Kata dia, jika mengikuti penjelasan Bea Cukai serta KSOP ada beberapa kejanggalan yang menjadi tanda tanya. Yaitu mengapa setelah kapal tersebut sandar dan diduga akan dijadikan besi tua baru akan diselidiki atau diperiksa?

“Bahwa kapal tersebut diduga bermuatan sejumlah kontainer yang disinyalir merupakan material B3 atau Limbah B3. Padahal prosedur izin masuk dan keluar sebuah kapal dari dan ke sebuah pelabuhan harus berdasarkan peraturan-peraturan yang holistik. Namun dalam kasus Kapal X-Press Pearl ini apakah aparat terkait lengah atau dengan sengaja memberikan izin sandar di galangan Nexus? itu yang menjadi tanda tanya,” terangnya.

Ia mengatakan, apabila benar muatan isi kontainer tersebut merupakan Limbah B3 maka diduga telah melanggar UU Lingkungan Hidup No 32 Tahun 2009 tenyang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan PP No.22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Berita sebelumnya, Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) Tipe B Batam telah memanggil pihak terkait soal bangkai kapal X-Press Pearl berbendera Singapura yang bersandar di lokasi galangan kapal PT Nexus Engineering Indonesia, Kabil, Nongsa, Batam.

“Saat ini masih pengumpulan informasi dan juga sudah melakukan beberapa pemanggilan terkait kapal tersebut,” ungkap Kasi Layanan Informasi BC Batam, Ricky Hanafie kepada SwaraKepri di ruang kerjanya pada Senin 15 Mei 2023.

Ditanya sudah berapa orang atau pihak yang telah dipanggil Bea Cukai Batam? Ricky mengaku belum bisa menyampaikan karena masih dalam kewenangan penyidik.

“Kalau itu kewenangan penyidik, kita belum bisa menyampaikan, karena memang kapal tersebut kan ada separuh nya lagi dan kita juga masih berkoordinasi dengan KSOP Batam dan pihak terkait,” ujarnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

KAI Logistik Kelola 6,8 Juta Ton Angkutan Barang hingga Mei 2026

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung distribusi barang nasional. Melalui…

3 jam ago

Sajiva Residence Apresiasi Dukungan PLN Gunung Putri dalam Mendukung Kesiapan Hunian Subsidi Siap Huni di Citeureup

Sajiva Residence menyampaikan apresiasi kepada PLN UP3 Gunung Putri (Cileungsi) dan PLN ULP Citeureup atas dukungan…

3 jam ago

ETF Bitcoin Kehilangan Miliaran Dolar, BI Naikkan Suku Bunga, Investor Diminta Waspadai Volatilitas Pasar

Pasar aset digital dan pasar keuangan global memasuki periode volatilitas yang lebih tinggi pada pekan…

3 jam ago

BRI Region 6 Sambut Pekerja Baru Melalui Program Onboarding

Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan…

5 jam ago

Oxygen.id Luncurkan Paket Stream Sport 200Mbps dan Gratis Nonton Piala Dunia

Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…

16 jam ago

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…

16 jam ago

This website uses cookies.