Categories: HUKUM

Kasus Pungli Disduk Batam, Begini Pengakuan Jamaris dan Irwanto di Persidangan

BATAM – Sidang kasus Pungutan Liar (Pungli) Disdukcapil Batam atas terdakwa Jamaris dan Irwanto kembali digelar di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Batam, Senin (20/2/2017).

Persidangan kali ini beragendakan mendengarkan keterangan dari kedua terdakwa.

Terdakwa Irwanto alias Iwan dalam keterangannya di persidangan mengakui dan menyesali perbuatannya.

“Saya salah yang mulia karena melanggar ketentuan UU tentang pungutan terhadap pengurusan dokumen kepada warga,” ujar Iwan kepada Majelis Hakim.

Meski demikian, Iwan tetap berdalih bahwa uang yang diberikan warga dalam pengurusan dokumen kependudukan diperolehnya tanpa ada paksaan sama sekali.

“Tapi saya tidak pernah meminta yang mulia, mereka memberikannya dengan ikhlas,” terangnya.

Sementara itu terdakwa Jamaris dalam keterangannya mengaku tidak mengetahui masalah pungli yang dilakukan oleh stafnya tersebut.

“Saya tidak tahu yang mulia,” kata Jamaris

Ketika ditanya Majelis Hakim soal barang bukti uang Rp 2,4 juta yang dirampas darinya saat OTT, Jamaris berdalih uang tersebut untuk membayar Prudensial anaknya sebesar Rp 2,3 juta.

Namun ketika Hakim mengingatkan terdakwa untuk jujur dipersidangan, Jamaris mengatakan bahwa sebagian uang tersebut adalah yang diberikan warga dalam pengurusan dokumen.

“1,3 juta yang mulia sebenarnya untuk pembayaran Prudensial anak saya, sekitar Rp 500 ribu adalah dari warga,” ungkapnya.

Ditanya Hakim apakah dibenarkan penerimaan uang dari warga terkait masalah pengurusan dokumen, Jamaris menegaskan tidak dibenarkan.

“Tidak dibenarkan sejak 2013 yang mulia, tapi uang yang diberikan warga selalu saya tolak, namun mereka tetap memberikan dan mengatakan bahwa ini adalah rejeki,” jelasnya.

Setelah mendengarkan keterangan dari kedua terdakwa, sidang ditunda hingga 2 minggu ke depan untuk mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.

 

Penulis  : Jefry Hutauruk

Editor    : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

ARBA Produk Asli Anak Bangsa Yang Merubah Standar Industri Hospitality: Dari Sekadar Okupansi ke Mesin Profit Berbasis Sistem

“Kami Tidak Hanya Mengelola Hotel. Tapi Kami Menciptakan Ekosistem.” — ARBA Perkenalkan MANTRA & CADABRA…

2 jam ago

Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja

Startup teknologi finansial asal Indonesia, Duluin, meraih penghargaan “Startup of the Year” dalam ajang Startup…

3 jam ago

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Dinamika pasar keuangan sering kali diwarnai oleh periode ketidakpastian yang dipicu oleh krisis ekonomi, gejolak…

15 jam ago

Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

Kisah inspiratif datang dari seorang pemuda asal Garut, Ghazi Abdullah Muttaqien, yang berhasil menorehkan prestasi…

16 jam ago

Perkuat Struktur Pendanaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi pada Semester II-2026

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis…

17 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif selama periode libur…

17 jam ago

This website uses cookies.