SIBOLGA – Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin dan Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak didampingi Danrem 023/KS Kolonel Inf Febriel B Sikumbang meninjau kegiatan vaksinasi massal di Pasar Impres Kota Sibolga, Sabtu (11/9/2021).
Pangdam I/BB mengatakan Kegiatan ini merupakan wujud kontribusi kepedulian dan tanggung jawab Pangdam dan Kapoldasu terhadap percepatan vaksinasi di Provinsi Sumatera Utara.
TNI-Polri dalam menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara, juga sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pangdam dan Kapoldasu terhadap percepatan vaksinasi di provinsi Sumatera Utara.
“Kami berkomitmen untuk menekan penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara, salah satunya dengan mengadakan vaksinasi massal untuk mempercepat tercapainya herd immunity,” ucap Pangdam.
Kepada masyarakat dihimbau, jangan ragu untuk divaksin.
“Vaksinasi yang diberikan pemerintah aman dan sudah dipastikan kehalalannya oleh MUI dan BPOM,” pungkas Pangdam.
Diakhir kegiatan tersebut Pangdam dan Kapoldasu berkesempatan membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.
Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Turut hadir dalam peninjauan Danrem 023/KS, beberapa PJU Kodam I/BB, PJU Poldasu, Dandim 0211/TT, Kapolres Tapteng, Kapolres Kota Sibolga, Bupati Tapteng, Wali Kota Sibolga, Danlanal Sibolga, Dansat Radar, Dandenpom Sibolga./Pendam I/BB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.