BATAM-Plt. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Batam Rafky Rasyid mengaku tidak paham dengan maksud pemerintah pusat atas pergantian pimpinan BP Batam.
Menurutnya, pergantian pimpinan BP Batam sarat kepentingan politik.
“Kalau kita baca, jabatan pelaksana tugas kepala BP Batam yang baru, yaitu sampai April 2019, maka dapat kita simpulkan bahwa pemerintah pusat menunggu hingga selesainya pesta demokrasi 2019. Yaitu Pilpres dan Pileg yang sudah begitu dekat. Kemungkinan setelah Pemilu 2019 kebijakan untuk Batam akan berubah lagi,” kata Rafky pada Selasa (8/1/2019).
Ia juga heran mengapa jabatan Kepala BP Batam yang tadinya sudah definitif diganti dengan Plt secara mendadak.
“Kita para pelaku usaha tidak ingin mencampuri jika ada unsur politik dalam pergantian kepala BP Batam ini. Kita berharap pemerintah pusat bisa melepaskan kepentingan politik dalam kasus Batam saat ini. Karena untuk memecahkan masalah Batam dibutuhkan pemikiran yang jernih tanpa adanya unsur politik,” ujarnya.
Rasyid menegaskan, pihaknya akan selalu menerima siapa pun kepala BP Batam yang ditunjuk oleh pemerintah. Asalkan pro dengan dunia usaha dan FTZ Batam. Pihaknya siap berkerjasama untuk memajukan perekonomian Batam.
“Kita berharap pemerintah pusat segera mengambil keputusan pasti soal Batam. Keputusan permanen yang tidak mudah berganti lagi. Agar memberikan kepastian berusaha di Batam,” harapnya.
Ke depan, diharapkan jangan ada lagi pergantian pimpinan BP Batam. Hal itu menurutnya akan mempengaruhi rasa kepercayaan pihak investor dan berpandangan bahwa kepastian berusaha di Batam sangat rendah.
“Polemik soal Batam dihentikan agar dunia usaha di Batam kembali tenang dan investasi serta proyek yang tadinya tertunda dapat berjalan lagi seperti biasa. Kita tentunya sangat berharap perekonomian Batam dapat tumbuh lagi seperti dulu di atas 7%,” tutupnya.
Editor : Siska
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.