Categories: BISNIS

Kolaborasi Kreatif Telkom dan Marica Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Yogyakarta

Di IndigoHub Jogja, guru SD belajar cara menghidupkan suasana kelas dengan gim edukasi.

Indigo, program inkubator dan akselerator startup milik Telkom Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung inovasi pendidikan. Bersama Marica, startup pengembang gim edukasi matematika, Indigo menyelenggarakan acara bertajuk “Pelatihan Penggunaan Game Edukasi Matematika untuk Guru Sekolah Dasar” yang digelar di IndigoHub Jogja.

Acara ini diikuti oleh lebih dari 40 guru sekolah dasar dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya. Dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan media pembelajaran inovatif, pelatihan ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk memahami cara baru yang kreatif dan menyenangkan dalam mengajarkan matematika di kelas, terutama untuk tingkat SD.

Pelatihan dibuka dengan sesi pengenalan oleh tim Marica yang memberikan wawasan tentang pentingnya media pembelajaran berbasis permainan. Melalui buku dan activity kits yang dirancang khusus, Marica menawarkan pendekatan sederhana untuk menyampaikan konsep-konsep matematika yang sering dianggap sulit. Dalam sesi ini, para guru juga belajar tentang teori di balik metode pembelajaran interaktif yang diterapkan.

Acara dilanjutkan dengan focus group discussion (FGD) yang mendorong para guru untuk berbagi pengalaman dan ide mengenai tantangan mengajar matematika. Diskusi ini menghasilkan berbagai gagasan segar dan kreatif, seperti pemanfaatan teknologi sederhana untuk meningkatkan keterlibatan siswa. FGD ini menjadi ruang kolaborasi bagi guru untuk saling belajar dan menginspirasi satu sama lain.

Sesi ketiga adalah hands-on activity, dimana para guru diajak langsung mempraktikkan penggunaan gim edukasi matematika dari Marica. Dengan simulasi yang menyerupai suasana kelas nyata, para guru merasakan bagaimana media pembelajaran ini mampu menghidupkan suasana kelas, meningkatkan partisipasi siswa, dan memadukan analisis dengan keterampilan kolaborasi.

Indigo melihat pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk mendukung transformasi pendidikan di era modern. Meskipun Marica tidak berfokus pada aplikasi digital, pendekatan kreatifnya dinilai relevan dan berdampak langsung pada kebutuhan guru di lapangan. Kolaborasi ini sekaligus mencerminkan komitmen Telkom Indonesia dalam menghadirkan solusi inovatif yang mampu menjawab tantangan pendidikan di Indonesia.

“Kami percaya bahwa inovasi dalam pendidikan adalah kunci untuk menciptakan generasi yang lebih baik. Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para guru, tetapi juga menunjukkan bahwa pembelajaran matematika bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat,” ujar Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Indigo. “Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap dapat mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan kreatif.”

Keberhasilan acara ini tak lepas dari antusiasme para guru yang hadir. Tidak hanya aktif dalam sesi pelatihan, mereka juga memberikan masukan yang konstruktif untuk pengembangan lebih lanjut. Salah satu momen menarik adalah kompetisi permainan matematika yang dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Hal ini menjadi bukti bahwa matematika bisa diajarkan dengan cara yang lebih menarik dan interaktif.

Sejak diluncurkan pada tahun 2013, Indigo telah membina lebih dari 200 startup digital yang mencakup berbagai sektor, termasuk pendidikan. Dengan menyediakan pendanaan, pendampingan, dan peluang kolaborasi dengan Telkom Indonesia, Indigo terus mendukung startup seperti Marica untuk menghadirkan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pelatihan ini, Indigo dan Marica berharap dapat memberikan dampak positif yang luas, menginspirasi guru-guru lain, dan mendorong startup lain untuk menciptakan solusi kreatif di bidang pendidikan. Pelatihan ini menjadi langkah kecil tetapi bermakna dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih inklusif, menyenangkan, dan relevan untuk masa depan pendidikan Indonesia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

16 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

20 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

21 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

22 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

22 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

22 jam ago

This website uses cookies.