Categories: BISNIS

Kolaborasi LEN – MENDIKTI, Dorong Ekosistem Riset Dan Pengembangan Teknologi Nasional

PT Len Industri (Persero) sebagai bagian dari DEFEND ID menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui penandatanganan MoU untuk memperkuat ekosistem riset dan pengembangan teknologi nasional, khususnya di bidang semikonduktor, elektronika, dan rantai pasok. Acara yang dihadiri oleh Menteri Kemendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto dan Dirjen Riset Dr. Mohammad Fauzan Adziman ini menekankan keselarasan program Asta Cita Len dengan visi pemerintah, termasuk pemanfaatan SDM unggul dari perguruan tinggi untuk mendorong kemandirian teknologi. Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, menyatakan komitmen Len dalam kolaborasi ini sebagai langkah konkret memajukan industri nasional dan bersaing di pasar global.

Bandung (29/5/25)– Mewujudkan kolaborasi dalam bidang riset dan teknologi, PT Len Industri (Persero), induk holding BUMN industri pertahanan, DEFEND ID, bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, & Teknologi (Kemendiktisaintek) yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., yang didampingi Dirjen Riset Kemendiktisaintek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng sepakat untuk bekerjasama memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan tinggi dalam mendorong kemandirian teknologi nasional.

Bertempat di kantor PT Len Industri (Persero), rombongan disambut oleh Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., yang didampingi oleh Direktur Bisnis, Irwan Ibrahim, beserta jajaran Direksi Len Incorporated.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Len menyampaikan concern perusahaan terhadap program Astacita Len sebagai dukungan terhadap Program Astacita Presiden, “Len memiliki program astacita yang selaras dengan astacita presiden, salah satunya terkait semikonduktor. Hal ini match dengan program Kemendiktisaintek agar indonesia lebih kuat dalam bidang semikonduktor. Sehingga talent yg dikelola mendikti, dan kapabilitas Len bisa saling kolaborasi“, ungkap Joga.

“Astacita Presiden menjadi dasar kami dalam melaksanakan program kerja. Kami berharap pendidikan tidak terpisah dari industri sehingga para peneliti kami akan memberikan dampak kepada industri, khususnya industri dengan basis teknologi. Kemendikti beserta para peneliti siap mendukung Len dan melahirkan karya-karya anak bangsa yang akan memakmurkan Indonesia ,” sambung Brian seraya menyatakan kebangaannya akan Len.

Wujud kolaborasi ini diimplementasikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Len Industri (Persero) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk membangun ekosistem riset dan pengembangan khususnya dalam bidang industri semikonduktor, elektronika, dan rantai pasok yang dapat mendukung kemandirian sektor strategis nasional, yang ditandatangani oleh Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D. dengan Dirjen Riset Kemendiktisaintek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng dan disaksikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

MoU ini menjadi langkah awal dan komitmen Len untuk membuka ruang kolaborasi riset dan pengembangan teknologi bersama institusi pendidikan. Joga dan M. Fauzan sepakat bahwa SDM unggul adalah kunci dari kemandirian teknologi nasional dengan berfokus pada market domestik yang dilanjutkan dengan tahapan scale up kapasitas produksi sehingga mampu menjawab kebutuhan industri nasional serta bersaing di pasar global.**

Tentang PT Len Industri (Persero)

PT Len Industri (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang elektronika. Berkantor pusat di Bandung, PT Len Industri (Persero) saat ini merupakan induk holding BUMN industri pertahanan DEFEND ID. Berdiri sejak 7 Oktober 1991, PT Len Industri (Persero) menjadi perusahaan teknologi kelas dunia yang terpercaya dengan menjalankan prinsip dan menjunjung tinggi Good Corporate Governance (GCG) dalam aktivitas usaha perusahaan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

16 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

20 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

22 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

22 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

22 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

23 jam ago

This website uses cookies.