Categories: HUKRIM

Kombes Asep : Saya Harus Bermitra dengan Media

AMOK Audiensi dengan Kapolresta Barelang

BATAM – Kapolresta Barelang, Kombes Pol Asep Syafrudin mengatakan keberadaan Media Online merupakan mitra strategis Kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat(Kamtibmas). Hal tersebut dikatakannya saat rapat audiensi dengan pengurus Asosiasi Media Online Kepri (AMOK), pagi tadi, Selasa (6/1/2015) di lantai II Mapolresta Barelang.

“Saya harus bermitra dengan media, masyarakat harus tahu apa yang sudah dikerjakan Polisi,” ujarnya yang didampingi  Kabag Binamitra Kompol Firdaus.

Menurut Asep selama ini media online merupakan bacaan wajib dan rujukan baginya dalam menjalankan tugas. Bahkan sebelum dilantik menjadi Kapolresta Barelang, ia mengaku aktif membuka media online yang ada untuk mengetahui perkembangan kamtibmas di Batam.

“Setelah tiba di Batam, saya juga langsung buka smartphone dan cari-cari media online yang ada di sini termasuk media yang bergabung di AMOK itu sendiri,” jelas Asep

Alumni Akpol 1993 ini mengaku iri dengan keberadaan media online. Sebab untuk soal kecepatan di dalam menyampaikan informasi khususnya peristiwa kepada masyarakat masih lebih cepat dibanding dengan polisi itu sendiri.

“Saya sering katakan ke anggota, masa kita (polisi) kalah dengan media online. Terus terang saja, pimpinan-pimpinan polri itu bacaannya ya media online. Terkadang kapolda telepon saya soal kejadian yang diributkan di media online, kenapa polisi tidak ada di situ. Ini memberi presure dan tantangan tersendiri kepada kami di lapangan,” urainya.

Dengan terbentuknya AMOK, lanjut kapolres, tentu sangat menggembirakan sebab akan semakin memudahkan institusinya dalam memantau setiap perkembangan kamtibmas yang terjadi di Kota Batam. Ia berharap kepada seluruh anggota AMOK untuk lebih profesional dalam menjalankan tugas kejurnalistikannya.

“Media adalah mitra Polri. Saya sering katakan kepada anggota, kita ini adalah satu-satunya institusi paling seksi di mata media, sebab di sini akan banyak lahir berita yang dicari untuk disuguhkan kepada pembaca. Maka tidak salah bila seluk beluk dan tingkah laku polisi akan menarik untuk diberitakan,” ungkapnya.

Asep juga mengingatkan tidak hanya kepada media online di AMOK, tetapi kepada seluruh media cetak dan elektronik untuk tidak menjustifikasi institusi apabila ada oknum yang nakal dalam tugasnya. “Silakan saya terbuka untuk ditulis, tetapi sebutkan oknum saja jangan institusinya, sebab masih banyak anggota polri yang baik dan bertanggungjawab dalam mengayomi dan melindungi masyarakat. Oknum polisi nakal itu kan hanya segelintir saja,” pinta kapolres.

Di bawah kepemimpinannya, ia akan membawa Polresta Barelang lebih terbuka dan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi, semua terbuka menjawab setiap konfrmasi dari teman-teman media. Jika pun ada kasus yang belum bisa dipublis semata-mata karena masih dalam proses pengembangan.

“Ya kita tahu sendiri untuk kasus yang masih pengembangan tentu kita takut kalau diberitakan. Bisa saja tersangka lainnya kabur, menghilangkan barang bukti dan sebagainya. Tetapi prinsipnya saya akan buka seterang-terangnya bila sudah fix kasusnya. Dan kalau teman-teman AMOK yang tahu suatu kasus tetapi kapolsek atau kasat-kasat mencoba menutupi kasusnya, silakan lapor ke saya, tentu saya akan tanya kenapa dan apa alasan mereka. Secepatnya saya kabari ke teman-teman,” bebernya.

Ketua AMOK Kepri Rudiarjo Pangaribuan menyampaikan organisasi yang ia pimpin memiliki 13 anggota aktif di antaranya : swarakepri.com, kepriupdate.com, potretkepri.com, buruhtoday.com, beritabatam.com, seputarkepri.com, independennews.com, metrobatam.com, dinamikakeprinews.com, bongkarkasus.com, detikkeprinews.com, kepriterkini.co.id, dan batamindependent.com.

“Dalam kesehariannya terutama peliputan dan ekspose di lingkup Polres Barelang ini, kami minta agar menyamaratakan seluruh media yang ada termasuk kami di media online. Tidak ada lagi anak emas atau anak tiri, sebab semuanya sama yakni media mitra polri,” pinta Rudi.

“Perlu kami sampaikan di sini pak kapolres, bahwa setiap anggota AMOK telah terintegrasi dengan sistem bank berita atau pusat berita. Di mana berita-berita yang diperoleh wartawan anggota AMOK dapat diakses oleh seluruh anggota,”tambah Ahmad Taher, Sekretaris AMOK. (Red/Humas AMOK)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Oxygen.id Luncurkan Paket Stream Sport 200Mbps dan Gratis Nonton Piala Dunia

Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…

4 jam ago

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…

5 jam ago

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi…

5 jam ago

Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber yang Terus Berubah, ITSEC Asia (IDX:CYBR) Perkenalkan Bronyx.AI

Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan banyak organisasi masih…

9 jam ago

Di Tengah Gejolak Harga Sawit, Holding Perkebunan Nusantara Konsisten Serap TBS Petani

Polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali menjadi perhatian…

9 jam ago

PKK BRI Region 6 Gelar Kebaktian Bulanan Bertema Kuasa Tuhan Bekerja

Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI Region 6 menggelar Kebaktian Bulanan yang berlangsung khidmat di JackOne…

12 jam ago

This website uses cookies.