Categories: KEPRIPEMPROV KEPRI

Komisi I DPRD Kepri Tinjau Standar Pelayanan di KKP Batam

KEPRI – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Kepri akhirnya melakukan peninjauan terkait Standar pelayanan keluar masuknya WNI dan WNA guna mengantisipasi masuknya varian baru Omicron di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Kota Batam, Kamis (6/1) kemarin.

Tak hanya meninjau standar pelayanan di KKP, Komisi I DPRD juga memantau kesiapan Pelayanan Pelaku Perjalanan Internasional di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kepri Bobby Jayanto, S.IP yang memimpin jalannya peninjauan dengan diterima langsung oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Kota Batam Bapak dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto, MKM.

Bobby Jayanto,SIP mengatakan bahwa peninjauan dan koordinasi ini sebagai salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19 varian Omnicron yang saat ini sedang merebak di Indonesia. Sehingga Komisi I DPRD Kepri secara langsung ingin melihat standar KKP dalam melayani baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA) yang melaksanakan perjalanan keluar atau kedalam wilayah Indonesia khususnya melalui Kota Batam.

“Bagaimana fasilitas pendukung untuk deteksi dini guna mencegah keluar masuknya varian Omnicron ini, serta apa kendala-kendala yang kerap dihadapi petugas di lapangan dalam melaksanakan tugasnya,” tanya Bobby.

Selain itu, lanjut Bobby, ia juga mempertanyakan soal kesiapan KKP Kelas I Batam dalam menghadapi ancaman masuknya varian baru Omicron ini di Provinsi Kepri.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I H. Taba Iskandar mengatakan bahwa perlu adanya koordinasi antara instansi terkait dalam melaksanakan pengawasan dan pencegahan penyebaran varian Omnicron ini.

“Koordinasi ini perlu dilaksanakan karena KKP tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pencegahan penyebaran Omnicron, di sana ada Imigrasi, TNI dan juga Polri,” jelas Taba Iskandar lagi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala KKP Kelas I Batam dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto, MKM mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah siap melaksanakan pelayanan terhadap WNI dan WNA yang melaksanakan perjalanan baik menuju dan keluar negeri.

“Pada intinya kita siap walaupun di lapangan ada beberapa kendala-kendala kecil seperti belum tersedianya alat tes PCR Khusus,” jelas Achmad Farchanny Tri Ardiyanto.

Yang mana, lanjut Achmad Farchanny, Alat PCR khusus yang dimaksud yakni SGTF (S-gene target failure) merupakan metode baru untuk mendeteksi Omicron.

“Kita berharap pemerintah bisa mendukung diadakannya alat ini,” pinta Ahmad Farchanny lagi.

Selain itu, dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto, MKM juga menjelaskan bahwa prosedur kekarantinaan kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional baik WNI atau pekerja migran Indonesia (PMI) di Kota Batam telah sesuai dengan aturan.

Dari pemeriksaan suhu tubuh, pemeriksaan saturasi oksigen, skrining penyelidikan epidemiologi hingga dilakukkanya pengambilan spesimen SWAB Antigen untuk mengetahui hasilnya dan pengambilan spesimen SWAB PCR I (entry) yang dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Batam.

“Dan apabila WNI atau pekerja migran Indonesia (PMI) terinfeksi akan langsung di karantina ke RSKI Pulau Galang Batam,” tegas Achmad Farchanny Tri Ardiyanto lagi.

Dalam peninjauan, selain dihadiri Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto,S.IP dan Wakil Ketua Komisi I Bapak H. Taba Iskandar,SH.,MH.,M.Si, hadir pula Sekretaris Komisi I Bapak Muhammad Syahid Ridho, S.Si serta Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kepri./Humas Pemprov Kepri

Redaksi

Recent Posts

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

2 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

2 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

2 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

2 jam ago

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

3 jam ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

4 jam ago

This website uses cookies.