BATAM – Komisi IV DPRD Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Camatha Sahidya (RSCS) Batam, Kamis (20/2/2020).
Sidak ini dilakukan karena Komisi IV DPRD Batam belum mendapatkan informasi terkait hasil perundingan bipartit yang telah dijanjikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Kamis (13/2/2020) lalu.
Dalam RDP tersebut Komisi IV memberikan waktu selama satu minggu untuk segera menyelesaikan perundingan bipartit antara manajemen RSCS dengan ke-27 karyawan yang di PHK.
Ketua komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri mengatakan, dalam sidak tersebut mereka melihat pelayanan kesehatan tidak terlalu terganggu pasca kejadian Pemutusah Hubungan Kerja (PHK) terhadap 27 karyawan. Disana mereka juga berdiskusi secara langsung dengan pihak manejemen RSCS.
“Mereka mengatakan bahwa akan melakukan mediasi di Disnaker, dan saya dengar tadi tidak jadi mediasi tersebut, dan dijadwalkan ulang,” ujarnya kepada Swarakepri, Kamis (20/2/2020) sore.
“Kita melihat bahwa ini tidak bisa di selesaikan hanya dengan bipartit, tapi mereka memilih jalur mediasi dengan Disnaker. Kita menunggu hasil anjuran dari mediasi tersebut,” lanjutnya.
Kata dia, pada saat sidak ke RSCS pihaknya telah menyampaikan kepada manajemen untuk bisa menerima kembali puluhan karyawan tersebut.
“Tadi kita sampaikan kalau masih bisa diterimalah kembali karyawan tersebut, dan kalau tidak bisa tolong hak-haknya pekerja dipenuhi sesuai dengan UU Ketenagakerjaan,” pungkasnya.
(Shafix)
Dalam upaya meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data, BRI Region 6 menyelenggarakan…
Momen libur akhir pekan yang dilanjutkan dengan libur nasional Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis 6 tahun penjara dan denda Rp1…
Merayakan 60 tahun perjalanan sang pahlawan legendaris, Ultraman hadir di Mall of Indonesia dari 12…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan…
Solusi digital end-to-end yang membantu pemerintah daerah dan institusi pendidikan mengelola proses penerimaan secara lebih…
This website uses cookies.