BATAM – Sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan dan menjaga kerusakan lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Insurance (Brins) Batam tanam 700 bibit pohon mangrove di Hutan Lindung Sei Beduk, Batam, Sabtu (11/12/2021).
Pimpinan Cabang Brins Batam, Koko Komarudin dalam jumpa persnya mengatakan, sebagai manusia yang hidup bergantung dengan alam memang sudah kewajiban manusia untuk menjaga alam itu sendiri.
“Kami bangga sekali atas berpartisipasinya kami terhadap pelestarian lingkungan yang kami lakukan dalam CSR kali ini,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, kegiatan CSR kali ini juga sebagai bentu kampanye dan mengingatkan kembali kepada semua pihak bahwa penting sekali untuk menjaga alam.
“Karena apa? Karena kalau alam sendiri yang sudah marah tidak ada yang bisa menghentikannya,” ungkapnya.
Contohnya, kata dia, longsor, banjir, itu adalah salah satu cara alam marah kepada manusia dan manusia harus sadar akan hal itu.
“Hal ini yang dikenal oleh manusia sebagai hukum alam dan untuk itu kita harap CSR ini akan terus berkelanjutan ke tahun-tahun selanjutnya,” jelasnya.
Diketahui, dalam kegiatan CSR Brins Batam ini menggandeng aktivis lingkungan hidup Akar Bhumi Indonesia (ABI) yang juga sebagai tuan rumah kegiatan berlangsung.
Melalui Foundernya (ABI), Hendrik Hermawan mengatakan, pihaknya sangat tersentuh sekali dengan komitmen yang dilakukan oleh Brins Batam dalam program CSR kali ini.
Page: 1 2
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…
Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola…
BATAM - Lembaga Bantuan Hukum No Viral No Justice(LBH NVNJ) meminta Wali Kota Batam Amsakar…
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung distribusi barang nasional. Melalui…
Sajiva Residence menyampaikan apresiasi kepada PLN UP3 Gunung Putri (Cileungsi) dan PLN ULP Citeureup atas dukungan…
Pasar aset digital dan pasar keuangan global memasuki periode volatilitas yang lebih tinggi pada pekan…
This website uses cookies.
View Comments