Categories: BISNIS

Komitmen Transformasi Berkelanjutan, Pelindo Multi Terminal Ajak Pengguna Jasa Bertumbuh Bersama

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) yang bergerak di bidang terminal nonpetikemas, menegaskan komitmennya untuk bertumbuh bersama dengan merangkul para pengguna jasa dalam merumuskan strategi layanan yang tidak hanya menjawab tantangan hari ini, tetapi juga menciptakan peluang pertumbuhan di masa depan.

Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang andal dan prima serta dapat memenuhi kebutuhan pengguna jasa.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk para pengguna jasa yang telah memberikan kepercayaan kepada Pelindo Multi Terminal Group dalam melayani bongkar muat kargo nonpetikemas. Suara pengguna jasa adalah aset berharga bagi transformasi perusahaan, mereka adalah mitra kami di garis depan yang paling memahami kondisi dan dinamika di lapangan yang terus mendorong kami untuk berkembang semakin adaptif dalam mengelola bisnis pelabuhan,” ujar Ary.

Dalam komitmennya mengembangkan pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Group menghimpun saran, masukan, dan aspirasi dari sejumlah pengguna jasa sebagai upaya berkelanjutan dalam melakukan transformasi dan standarisasi pelabuhan nonpetikemas di seluruh wilayah di Indonesia. Melalui forum Customer Hearing Pelindo Multi Terminal Group Tahun 2025 yang digelar di Bandung pada pertengahan September lalu menjadi wadah dialog konstruktif antara manajemen dengan para pengguna jasa yang bertujuan untuk menyelaraskan arah perbaikan dan pengembangan layanan kepelabuhanan dengan dinamika dan proyeksi bisnis pengguna jasa.

Sejumlah pengguna jasa seperti: PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), Wilmar Group, Apical Group, PT Pertamina Trans Kontinental, FKS Group, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PLN Indonesia Power, BYD Indonesia, dan lainnya hadir menyampaikan aspirasi penting terkait layanan nonpetikemas yang dikelola Pelindo Multi Terminal Group. Mulai dari perbaikan dan peremajaan peralatan pelabuhan, peningkatan safety awareness selama bekerja, mengedepankan implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG), pengembangan fasilitas pelabuhan, hingga peluang kolaborasi dan kerja sama dalam pengembangan bisnis berkelanjutan dengan mengikuti perkembangan zaman seperti dukungan menangani komoditas mobil listrik serta rantai pasok energi terbarukan.

“Dengan semangat kolaborasi, kami membuka diri untuk bekerja sama dengan para pengguna jasa sebagai mitra strategis untuk memajukan dan modernisasi pelabuhan. Kami berharap Pelindo Multi Terminal dapat bertumbuh dan berkembang bersama-sama untuk memajukan masa depan logistik Indonesia,” tutup Ary.

Tentang PT Pelindo Multi Terminal
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) merupakan Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang fokus pada pengelolaan operasional terminal nonpetikemas di Indonesia.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Imigrasi Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scammer Trading di Apartemen Batam

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…

2 jam ago

Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas

Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…

4 jam ago

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

20 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

1 hari ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

1 hari ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

1 hari ago

This website uses cookies.