Categories: PERISTIWA

Korban Penggusuran Pasar Induk Jodoh Demo Wali Kota Batam

BATAM – Ratusan pedagang korban penggusuran pasar Induk Jodoh menggelar aksi  di halaman kantor Wali Kota Batam, Kamis (7/11/2019) siang. Mereka menuntut kejelasan nasib pedagang pasca penggusuran lapak jualan di pasar tersebut.

Ratusan pedagang yang berjubal di teras Balaikota tersebut meminta Wali Kota Batam, Muhammad Rudi segera memberikan kepastian tempat jualan bagi para berdagang.

Agung Wijaya koordinator aksi tersebut mengatakan bahwa pada saat proses revitalisasi lahan pasar, para pedagang sama sekali tidak dilibatkan oleh pemerintah.

“Dalam proses revitalisasi itu sama sekali pedagang tidak dilibatkan,” kata Agung.

Menurutnya para pedagang juga tidak mendapat surat pemberitahuan tentang rencana relokasi lahan Pasar Induk Jodoh tersebut.

“Kemarin tanpa ada surat pemberitahuan, mereka main gusur saja,” ungkap dia.

Adahal menurutnya, dua bulan sebelum penggusuran dilakukan, para pedagang sudah mengirin surat permohonan audiensi dengan dinas terkait.

“para pedagang telah mengirimkan surat untuk audiensi terhadap dinas terkait agar proses revitalisasi ini bisa dibicarakan dengan para pedagang,” ujarnya.

Agung melanjutkan bahwa pedagang hanya meminta dua hal kepada Pemerintah Kota Batam terkait relokasi lahan pasar.

Pertama yaitu kejelasan sampai kapan proses revitalisasi itu berlangsung. Dan kedua di mana mereka akan direlokasi.

“Seharusnya Pemerintah Kota Batam menghormati sikap pedagang sehingga kemaren tidak ada penggusuran paksa itu,” tandas pria berambut panjang itu.

Senagaimana diketahui sebelumnya bahwa pemerintah Kota Batam telah melakukan relokasi lahan Pasar Induk Jodoh beberapa waktu lalu.

Para pedagang yang merasa tidak mendapat pemberitahuan adanya agenda tersebut sempat menolak di relokasi.

Sayangnya penggusuran lapak pedagang tetap berlanjut dan nasib dagangan mereka belum jelas hingga kini.

 

 

 

Penulis: Shafix
Editor: Abidin

Sholihul Abidin - SWARAKEPRI

Recent Posts

Penampakan Cut and FIll Proyek Green Medina di Batu Besar Nongsa Batam (3)

BATAM - Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam saat ini masih melakukan investigasi terkait perizinan Cut…

6 jam ago

Program Immersion BINUS @Bekasi ke Wuhan: Menembus Batas dan Mengasah Kompetensi Global

Bekasi, Februari 2026 — Di tengah persaingan global yang semakin mengglobal, dunia bisnis kini lebih…

7 jam ago

KAI Daop 9 Jember Gelar Diklap Refreshing PPKA, Perkuat Kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing…

12 jam ago

Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi…

12 jam ago

Polisi Segera Panggil Terlapor Kasus Pengeroyokan Sopir Lori di Pelabuhan Roro Telaga Punggur

BATAM - Penyidik Unit V Tindak Pidana Tertentu(Tipidter) Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan kasus…

12 jam ago

Iftar sebagai Gaya Hidup Urban Jakarta, TMG Hotel Tebet Hadir sebagai Destinasi Baru Berbuka Puasa

Menjelang bulan suci Ramadan, TMG Hotel Tebet, Marclan Collection, menghadirkan pengalaman Iftar yang mengangkat kebersamaan,…

13 jam ago

This website uses cookies.