Categories: KEPRI

Sensus Penduduk 2020, Masyarakat Diminta Mendata Secara Mandiri

Berbeda dari sebelumnya, sensus penduduk pada 2020 mendatang akan dilakukan secara mandiri. Masyarakat diminta mendata diri sendiri, melalui website dan aplikasi yang disediakan Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus penduduk 2020 mendatang bakal dibagi dalam dua periode.

“Sensus dibagi dua. Yang pertama sensus online pada Februari dan Maret. Apabila ada hambatan sinyal, kemudian orang tidak bisa melakukan sensus online maka mereka akan kami datangi door to door untuk memastikan kepri tercatat di bulan Juli,” ujar Kepala BPS Provinsi Kepri, Zulkipli, Senin (4/11).

Pada sensus penduduk 2020 mendatang, memang akan dilakukan ujicoba sensus secara mandiri. Ditargetkan sekitar 15 persen dari sekitar 1,9 juta masyarakat Kepri, akan melakukan sensus secara online.

Sensus online nantinya dapat diakses melalui sensusbps.go.id, juga melalui aplikasi yang dapat diunduh di Playstore. Namun website dan aplikasi tersebut baru dapat diakses mulai 15 Februari 2020 mendatang.

Untuk melakukan sensus penduduk secara mandiri, tidak sulit. Cukup dibekali dengan kartu keluarga (KK) saja. “Untuk mengisi secara mandiri perlu KK, karena pertama kali ditanya adalah NIK. Saat dimasukan NIK, maka akan keluar struktur data yang tercatat di Dukcapil,” jelas Zulkipli.

Nanti masyarakat akan diminta mengisi nama serta menyesuaikan apakah alamat tempat tinggal sesuai dengan di KTP atau tidak. Jika tidak, maka dapat diisi alamat sesuai dengan tempat tinggal. Juga akan diminta mengisi jenjang pendidikan, pekerjaan, serta tempat dan tanggal lahir.

“Pada dasarnya hanya meng-update data yang ada di Dukcapil,” tambah Zulkipli. Ia menekankan pentingnya sensus penduduk ini, karena akan dapat mendata jumlah dan sebaran penduduk hingga ke tingkat RT.

Nantinya data tersebut dapat digunakan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. “Apalagi wilayah kita yang tersebar ini, nanti kita akan tahu apakah di suatu wilayah butuh sekolah, pekerjaan, transportasi dan sebagainya,” sebut Zulkipli.

Editor: Rumbo

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

11 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

15 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

17 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

17 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

17 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

18 jam ago

This website uses cookies.