BATAM – Polemik pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak PT Sinergi Indonesia terhadap 29 karyawan masih terus berlanjut. Terakhir, presiden direktur perusahaan ini mangkir dari rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kota Batam, Rabu (29/1/2020).
Salah seorang mantan karyawan perusahaan ini, Ema, menyampaikan bahwa ia dan rekan-rekannya telah melakukan berbagai upaya penyelesaian masalah sebelum akhirnya mengadu ke DPRD Kota Batam.
“Sebelumnya sudah kami lakukan mediasi kepada pihak perusahaan. Mereka hanya menghadiri mediasi pertama. Kedua dan ketiga mangkir,” kata Ema usai RDP.
Bahkan Ema beserta rekan-rekannya juga sempat melaporkan PHK sepihak ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam. Hingga akhirnya mereka disarankan oleh Disnaker untuk membuat pengaduan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).
“Saya lapor lagi ke Disnaker, mereka menyarankan saya untuk melapor ke PHI,” kata Ema.
Ema menambahkan bahwa sebanyak 29 karyawan yng di PHK sepihak oleh PT Sinergi Indonesia ini dilakukan secara bertahap.
“Yang baru di PHK 27 Karyawan. Sebelumnya ada juga seorang-seorang gitu. Jadi totalnya yang baru di PHK ada 29 karyawan,” ungkapnya kepada tim Swarakepri.com
Selain Ema, perwakilan karyawan lain, Edi Bahmid, berharap agar pihak Dewan dapat menghadirkan Presiden Direktur perusahaan dalam RDP agar persoalan ini mendapat solusi.
“Kami hanya meminta kepada Dewan untuk memanggil Presiden Direktur yang mangkir untuk hadir di RDP berikutnya,” pintanya.
Tasya
Jumlah investor pasar modal Indonesia melampaui 20,34 juta pada Desember 2025, tumbuh dari 12,16 juta…
BINUS Online menggelar acara BINUS Online Future Festival 2026 dengan mengusung tema “Be Unstoppable, Shape…
BATAM - Sebanyak 24 Warga Negara Asing(WNA) asal Tiongkok dideportasi melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi(TPI) Bandara…
Pasar aset kripto global baru saja mencatatkan sejarah baru setelah harga Bitcoin berhasil menembus angka…
BATAM - Gudang milik PT Esun International Utama Indonesia yang berada di belakang Edukit Batam…
BATAM - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra mengatakan bahwa…
This website uses cookies.